Ternyata Bikini Berasal dari Nama Pulau

Happy International Woman’s Day!

Memperingati Hari Perempuan Sedunia, saya ajak anda membahas soal mode busana yang cukup populer. Siapa yang tak kenal bikini? Pergelaran ratu kecantikan pun menampilkan perempuan dengan bikini. Saat perempuan memanjakan diri di tepi pantai, berjemur pun menggunakan bikini. Bikini lebih dari pakaian renang, seperti yang saya bayangkan semula.

Saya termasuk jarang menonton program televisi karena saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan membaca dan menulis. Namun sesekali saya menonton program televisi di sini dikarenakan acaranya memang bermutu dan menjawab rasa ingin tahu. Bukankah seyogyanya program televisi menjadi sumber informasi dan edukasi terpercaya? Dari pengalaman ini, saya jadi tahu asal muasal bikini, yang memang tak pernah diketahui sebelumnya.

Bikini adalah pakaian yang menurut saya dipakai untuk berenang. Itu sebab saya tidak punya bikini karena saya tak bisa berenang. Namun perkembangan selanjutnya bahwa bikini menjadi gaya berpakaian yang akhirnya bisa diterapkan dalam kesempatan lain juga. Banyak model dan artis memperkenalkan bikini untuk menampilkan keindahan tubuh yang kemudian terkesan seksi.

Dibalik sejarah perkembangan mode berpakaian, bikini berawal dari Prancis sebagai rumah besar mode dunia. Adalah Louis Réard yang merancang bikini menjadi dua potong berdasarkan adaptasi pakaian renang. Ini terjadi setahun setelah berakhirnya perang dunia kedua di Eropa. Pada masa itu, Eropa dilanda musim panas pertama kali yang bebas dari perang. Musim panas di Eropa dimaklumi sebagai musim liburan seperti pergi ke pantai dan berjemur. Itu sebab publikasi bikini menjadi momentum yang tepat.

Namun pastinya anda bertanya-tanya, mengapa si perancangnya menggunakan nama bikini?

Pada tahun 1946, setahun setelah perang dunia kedua, Prancis menguji coba nuklir ke pulau tak berpenghuni di Samudera Pasifik. Nama pulau itu Bikini Atol. Nah, Louis Réard mengamati hal itu dan berharap bahwa rancangannya tersebut bisa populer dengan menggunakan nama pulau tujuan nuklir tersebut.

Meski begitu, Louis Réard rupanya juga sudah mendapatkan inspirasi “pakaian renang dua potong” dari perancang sebangsanya, Jaques Heim yang sudah ada beberapa tahun sebelumnya. Jika dirunut dari perkembangan mode ke belakang, bikini sudah ada sejak jaman dulu kala sebelum masehi. Seorang arkeolog menemukan gambar perempuan dengan dua potong pakaian ala bikini dalam lukisan. Perempuan dengan dua potong pakaian seperti mengenakan bikini juga tampak dalam sejarah bangsa romawi.

Nama “bikini” menjadi populer ketika banyak public figure mengenakannya dalam kesempatan lain, tidak hanya untuk berenang saja. Mungkin dugaan Louis Réard menjadi tepat bahwa desainnya akan populer seiring jaman.

Hmm, good to know 🙂

Advertisements

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.