TRAVELING

Bratislava, Slowakia (9): Mencicipi Keju Domba Goreng Hingga Creamy Pasta Selera Lokal

Keju Domba Goreng dengan saus yoghurt asam.

Tiba di kota tua Bratislava yang menjadi destinasi wisata turis, tentu kami ingin melengkapinya dengan mencoba kuliner lokal. Makanan khas Slovak memang patut dicoba manakala makanan ini disajikan oleh restoran lokal. Adalah Slovak Restaurant yang tepat berada di jantung kota Bratislava mendorong kami untuk mampir sejenak.

Kami tiba saat makan siang dan sempat tak ada tempat untuk kami. Karena kami sudah lapar, kami urung menunggu. Sepasang turis segera beranjak keluar karena mereka sudah selesai makan. Kami pun segera menempati tempat mereka. Dengan cekatan, pramusaji merapikan meja dan memberi kami buku menu.

Pasta creamy, lupa apa namanya.

Buku menu tertulis dalam tiga bahasa yakni bahasa lokal, bahasa Jerman dan bahasa Inggris. Tentu ini memudahkan pengunjung seperti kami yang benar-benar tak paham kuliner lokal. Tiap makanan diberi deskripsi dan foto. Kemudian kami pun sudah tak tahan ingin memesan hanya dengan membaca deskripsi makanan, meski kami tidak tahu bagaimana rasanya. Jujur, restoran ini penuh pengunjung di dua lantai yang dimilikinya. Pertanda bahwa restoran cukup enak.

Pramusaji datang menghidangkan minuman yang kami pesan berikut bertanya apakah pesanan kami selanjutnya. Saya memilih keju domba goreng seperti yang disarankan pramusaji cantik di hadapan saya. Karena saya memang tidak ingin makan dalam porsi besar. Sedangkan suami memilih makanan sejenis pasta yang cremy dengan keju.

Silahkan datang ke restoran ini!

Sebenarnya saya pernah mencicipi keju domba fresh dalam berbagai kuliner Jerman. Namun, rasa keju domba digoreng pasti berbeda. Saya mendapat dua potong keju yang sudah digoreng matang berwarna kecokelatan. Rasa keju yang sedikit asam dan teksturnya liat membuat saya takjub. Untuk mencicipingnya, potongan keju dicelupkan dengan saus yoghurt asam. Begitulah rasanya!

Sedangkan suami saya tampak bersemangat menikmati pasta yang dipesannya. Saya melihat dia kesulitan mengunyahnya karena pasta yang terlalu creamy dan mengenyangkan. Ditambah lagi pasta creamy ini ditaburi keju lagi. Anda bisa membayangkan bahwa makanan ini pasti enak bagi pecinta keju sebenarnya.

Harga kedua makanan tersebut tidak begitu mahal menurut saya, untuk kawasan pusat wisata. Soal rasa, saya kembalikan kepada tiap orang tergantung selera masing-masing saat mencicipi kuliner lokal. Namun kedua kuliner di atas layak dicoba.

Hmmm…

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: ,

3 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.