Bedanya Anggrek dan Mawar Untuk Dirawat di Rumah

Tanaman adalah salah satu dekorasi yang menghiasi rumah. Ada yang suka memelihara tanaman mati atau terbuat dari bahan material plastik dan semacamnya, namun ada pula yang lebih memilih tanaman hidup. Pilihan kedua adalah hal yang saya lakukan saat ini, tergantung lokasi tempat tinggal. Karena area rumah tinggal saya cocok untuk memiliki tanaman hidup maka saya pun memiliki tanaman yang saya rawat dengan baik.

Ini untuk mengalahkan mitos bahwa menanam itu tergantung tangan yang dingin. Ayah saya pandai sekali merawat tanaman-tanaman sewaktu saya masih anak-anak. Ketika area rumah di Jakarta bergeser menjadi area bisnis maka tanaman-tanaman itu sudah tak ada lagi. Di Jerman, saya iri melihat banyak orang menghiasi rumah mereka dengan asri. Alam dan manusia hidup berdampingan. Akhirnya saya putuskan memelihara beberapa karena itu adalah hadiah bunga dari suami.

Semua berawal ketika teman mahasiswa di asrama kampus meminta saya untuk menyiram tanaman sesuai instruksi yang diberikannya. Pasalnya si empunya tanaman yang adalah teman mahasiswa itu sedang berlibur sebulan ke Sri Lanka. Setelah saya mengalami merawat tanaman beberapa kali, termasuk tanaman dari mertua maka saya senang kini memelihara beberapa bunga dan tanaman.

Rupanya ada bedanya memelihara anggrek putih dan mawar merah. Saya yang amatir merawat tanaman menjadi lebih mudah membaca petunjuk yang tertera saat tiap bunga dikemas. Misalnya, mawar yang memerlukan cukup air untuk disiram. Jangan biarkan mawar itu tumbuh kering! Mawar pun perlu sinar matahari yang cukup agar dapat berkembang baik. Satu lagi, suhu yang diperlukan mawar untuk dirawat sekitar 15 derajat celcius hingga 24 derajat celcius. Mawar itu perlu sinar matahari, tetapi tidak dengan anggrek.

Kebalikan dari mawar merah, anggrek putih justru tidak boleh langsung terpapar sinar matahari. Saya juga tidak boleh sering menyiram anggrek seperti yang dilakukan pada bunga mawar. Frekuensi saya menyiram anggrek sekitar satu minggu sekali. Perawatan anggrek juga harus hati-hati seperti tidak memberi air terlalu banyak, bahkan sampai merendamnya di dalam pot. Itu tidak boleh dilakukan. Tanaman anggrek putih tumbuh baik pada suhu antara 18 derajat celcius hingga 25 derajat celcius.

Melihatnya tumbuh indah memang jadi kebanggaan tersendiri. Jika anda ingin melihat hasil yang baik, bersabarlah dengan proses memeliharanya.

Makna bunga anggrek akan diceritakan kemudian. Bagaimana pengalaman anda merawat tanaman?

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.