Pilsen, Ceko (1): 1 Mei Hari Libur yang Berbeda

Maibaum yang ada region Bavaria, di dekat perbatasan Jerman – Ceko.
Maibaum yang ada di Ceko, menuju kota Pilsen.
Salah satu air mancur yang jadi landmark kota Pilsen dengan latarbelakang Gereja Katolik St. Bartholomeus.

Tanggal 1 Mei sebagai Hari Pekerja Internasional dirayakan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Jerman dan Austria sebagaimana cerita saya pada tahun lalu. Silahkan temukan di link ini! Namun tradisi ‘Maibaum‘ tersebut memang tak wajib dilakukan tetapi tanggal 1 Mei pasti hari libur di dua negara tersebut.

Karena saya dan suami juga libur, kami memutuskan pergi ke negara tetangga untuk menikmati hari libur. Kami berangkat ke Ceko, tepatnya menuju kota Pilsen sebagai kota terbesar keempat di negara tersebut. Jika anda suka minum bir pasti kenal merek dagang “Pilsner” yang dikenal dunia. Bir Pilsner terbilang punya citarasa dan kualitas yang mumpuni. Pabriknya berada di kota ini. Nama bir tersebut tentu berasal dari nama kota ini.

Apa yang terjadi tanggal 1 Mei di kota Pilsen?

Pilsen juga adalah kota industri dan budaya. Sebagai kota industri, tentu ada bilangan pekerja yang juga merayakan tanggal 1 Mei. Ya, negara Ceko juga memasukkan tanggal 1 Mei sebagai hari libur. Di dekat perbatasan Ceko – Jerman memang kami melihat ‘Maibaum‘ yakni batang pohon yang ditancapkan dengan dekorasinya yang mirip di sekitar Bavaria, tempat tinggal kami. Sedangkan di kota Pilsen sendiri, kami tidak menemukannya.

Kami berkunjung ke Pilsen sekaligus berwisata karena kami berpikir bahwa 1 Mei adalah hari libur. Di Jerman pada hari Minggu dan hari libur memang tidak ada kegiatan bisnis seperti supermarket misalnya tetapi tidak di negara Ceko. Kami melihat bahwa supermarket dan kegiatan bisnis seperti layaknya hari kerja dan tetap beroperasional. Tidak ada pemberlakuan hari dan jam untuk libur. Itu sebab kami melihat banyak juga turis dari Jerman yang datang ke Ceko untuk berlibur atau sekedar berbelanja. Ini tampak dari plat mobil yang menunjukkan identitas pemiliknya.

Cappucino di salah satu kafe di Pilsen Plaza.

Kami berkunjung ke dua shopping center. Informasi tertulis menyatakan shopping center dibuka daily open sampai jam 21.00 yang membuat kami tergiur berbelanja. Kami sempatkan berdua menikmati hari libur dengan memesan cappucino dan kue. Untuk harga barang terkadang kami melihat tertulis dalam mata uang Koruna (CZK) dan terkadang juga Euro (EUR). Hal yang memudahkan kami di Ceko bahwa transaksi juga bisa dilakukan dengan non tunai seperti berbelanja atau memesan makanan di kafe/restoran. Jika anda punya kartu debit atau kredit maka anda bisa langsung bertransaksi.

Jalan tol yang tak berbayar.

Di Pilsen Plaza yang terletak di pusat kota punya bea parkir hanya 30 CZK untuk 3 jam. Sedangkan di area shopping center lain yang letaknya 15 menit dari pusat kota ternyata tidak ada biaya parkir mobil. Selain bea parkir yang terjangkau, tidak ada biaya tol yang kami lalui alias gratis. Asyik ‘kan!

Pilsen sendiri letaknya sekitar 90 kilometer dari Praha. Jika kami menggunakan kendaraan pribadi, lamanya perjalanan sekitar 60 menit dari Praha. Banyak turis yang melanjutkan wisata dari ibukota Ceko ke kota ini atau sebaliknya. Kota besar ini punya beberapa pilihan wisata. Banyak juga penduduk kota yang bisa berbahasa Inggris sehingga memudahkan turis berwisata.

Lebih lanjut cerita wisata kami, segera dinantikan ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.