Praha, Ceko (3): Temukan Damai itu Dalam Diri Sendiri

Patung Sri Chinmoy di Praha.

Berjalan menyusuri sungai vltava di Praha, Ceko ternyata saya menemukan satu hal menarik. Adalah patung Sri Chinmoy dengan pakaian khas pria India. Saya pun segera menghampiri untuk mendokumentasikannya. Saya tersentuh dengan satu kalimat yang diletakkan di bawah kaki patung. Patung itu sendiri dikenal sebagai “the statue of harmony” atau dalam bahasa lokal disebut Socha Harmonie.

Kutipannya.

Bunyi tulisannya begini “if you can create harmony in your own life, this harmony will enter to the vast world.” Kutipan ini berasal dari Sri Chinmoy yang digambarkan dari patung berfigur dirinya. Dia sendiri adalah tokoh spiritualitas yang berasal dari India.

Saya tidak sedang membahas tokoh Sri Chinmoy, tetapi makna kutipan tersebut. Ini seperti yang pernah saya sampaikan dalam link ini. Di situ saya menulis perjumpaan saya dengan seorang oma saat traveling. Dia menyampaikan kutipan di kartu pos berbunyi “You’ll never find a peace in outside world unless you find it inside yourself first.” Inti dari dua kutipan tersebut sama sebenarnya.

Bagaimana pun tiap orang senang jika segalanya penuh kedamaian dan harmoni dalam hidup. Tetapi bagaimana menciptakan itu jika kita sendiri tidak bisa membuatnya untuk diri sendiri? Pertama-tama, pastikanlah damai itu berawal dari saya secara pribadi. Seberapa pun beratnya apa yang telah anda lalui dan perbuat, berdamailah dengan Sang Waktu. Anda tak mungkin mengulang hal yang terjadi, tetapi anda punya banyak waktu untuk memulai yang baru.

Damai dalam diri sendiri saat kita mampu memaafkan yang sudah berlalu. Bukan waktu yang memaafkan diri sendiri tetapi keberanian untuk melakukannya.

Hmm, selalu ada yang menarik lebih dari sekedar traveling.

Advertisements

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

4 thoughts on “Praha, Ceko (3): Temukan Damai itu Dalam Diri Sendiri”

  1. hidup ku sepertinya belum damai nih, tiap hari di kejar target dan dibawah tekanan, apalagi sudah beberapa minggu ini saya jaranng tidur malam, sehingga kalau pagi bawaannya nagntuk hufht 🙂

    salam kenal ya kak & ijin follow blog nya 🙂

    Liked by 1 person

  2. Tulisan yang menarik, Kak.
    Saya setuju, kedamaian itu harus lahir terlebih dahulu dari dalam diri sebelum siap diberikan dan disebarkan ke keluar diri.
    Ini tentu saja bukan proses yang mudah, karena begitu banyak yang harus dibereskan, diatur dan di’harmonisasikan’.
    Sebuah perjalanan panjang untuk saya, Kak. Sering jatuh bangun dalam proses menemukan kedamaian dalam diri, malah datang seperti musiman. Tidak bisa otomatis bgitu saja.

    Weleh, kok malah curhat wkwkwkwk

    Liked by 1 person

Leave a Reply to zunif Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.