Pemilu Parlemen Uni Eropa Jatuh 26 Mei di Jerman

Dua kandidat untuk parlemen Uni Eropa sedang diperkenalkan host TV.

Untuk pertama kalinya sejak terbentuknya Uni Eropa (EU), pemilihan umum (pemilu) untuk parlemen EU diselenggarakan secara langsung. Sekitar 400 sampai 500 juta penduduk di 28 negara Eropa berkesempatan mengajukan pilihannya. Hanya saja sistim di 28 anggota negara Uni Eropa menentukan sistim pemberlakuan suara sesuai suara yang dibutuhkan di parlemen. Saya sendiri kurang paham soal ini.

Europeanwahl atau pemilu di Jerman jatuh pada hari ini. Sebagian besar negara EU pun menggelarnya hari ini. Sedangkan negara lain misal Belanda sudah melaksanakannya pada 23 Mei.

Sebagaimana kebiasaan pemilu di Jerman, pemilu dilaksanakan pada hari Minggu sebagai ruhetag, tidak ada kegiatan bisnis dan industri. Undangan untuk memilih sudah terkirim via pos kepada mereka yang berhak sesuai lokasi tempat tinggal yang terdaftar. Suami saya sudah mendapatkannya jauh-jauh hari. Dengan sistim pemilu yakni langsung, umum dan rahasia maka pemilu ini digelar setiap lima tahun sekali.

Kampanye pun sudah mulai digelar, termasuk iklan, pemasangan banner dan spanduk dan berbagai diskusi diadakan stasiun televisi. Bahkan mahasiswa dan mereka yang berusia muda diajak berpartisipasi untuk kemajuan dan kesejahteraan Uni Eropa.

Hal menarik yang diadakan stasiun televisi Jerman adalah menggelar duel antara dua kandidat, seperti yang saya perlihatkan di foto. Sementara berbagai dorongan ajakan untuk sadar dan ikut berpartisipasi dalam pemilu ini dilakukan oleh para generasi milenial. Bagaimana pun pemilu ini menentukan kesejahteraan dan kelangsungan Uni Eropa yang dicintai. Jadi kampanye ini mengingatkan mereka untuk ikut berpartisipasi karena pemilu ini sangat berarti di masa mendatang.

Orang muda dan perempuan pun berperan aktif untuk kelangsungan Uni Eropa di masa mendatang.

Saya hanya menyimak bagaimana isu yang diangkat para kandidat ini perlu menjadi acuan, apakah beliau layak dipilih. Saya mengamati dua isu penting yakni masalah migrasi dan lingkungan hidup yang menjadi sorotan. Jerman yang memiliki suara terbanyak di parlemen memang harus benar-benar memperhitungkan apa yang harus diperjuangkan, termasuk dua isu tersebut yang sering diulas dalam diskusi-diskusi terbuka.

Selamat memilih teman-teman yang berhak!

Advertisements

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

3 thoughts on “Pemilu Parlemen Uni Eropa Jatuh 26 Mei di Jerman”

  1. Wah, menarik untuk dipelajari ya, Kak. Sepertinya Masyarakat Eropa sangat terbuka dengan diskusi dan perbedaan pendapat dari pasangan calon ya.

    Apa bedanya pemilu yang dilakukan untuk memilih parlemen di uni eropa dan pemilu yang dilakukan di negara kita, Kak ?.

    Liked by 1 person

    1. Uhm, bedanya pemilu di negara kita untuk memutuskan kepentingan 1 negara, sedangkan di pemilu parlemen EU jelas untuk kepentingan 28 negara. Sistim suaranya sesuai dengan anggota parlemen yang duduk di parlemen tersebut, kebijakan tiap negara berbeda-beda dek. Jerman adalah negara yang paling banyak anggotanya di parlemen EU, meski jumlah penduduknya tidak sebanyak negara lain, misalnya.

      Begitulah, antusiasme juga datang dari anak muda seperti teman-teman mahasiswa di sini agar berpartisipasi memilih kemarin hari Minggu.

      Semoga menjawab ya, dek­čśŐ Salam dari jauh

      Liked by 1 person

    2. Wah, menarik banget ini, Kak. Keren! Cius baru tahu hal beginian.

      Apakah karena Jerman meskipun memiliki penduduk yang tidak terlalu banyak, tapi memiliki resources yang lebih banyak ?. Dalam artian power atau kekuatan ekonomi yang melampaui negara lain ?. Salut buat Jerman,

      Sangat menjawab ini, Kak. Terima kasih banyak.
      Salam juga dari jauh.

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.