Membayangkan Sungai Jadi Pantai, Mengapa Tidak?

Untuk menunjukkan bahwa ini sungai, kita bisa melihat di seberang sana masih terjangkau pandangan mata.

Beberapa kali saya sudah mengulas bagaimana sungai bisa menjadi wahana aktraksi yang menarik. Sungai memang kondisi nature yang diciptakan Tuhan. Namun nyatanya ada saja orang yang kreatif yang membuat sungai menjadi bermakna. Sungai yang bersih, tak berbau dan ditata dengan penuh artistik tentu akan mengundang warga untuk menikmatinya.

Ada saung dari bambu juga.

Contohnya, sungai di Seoul. Di sekitar sungai, siapa saja bisa berkunjung secara gratis dan menjadi aktraksi kota saat ada festival lampion. Cerita saya di link ini.

Food trucks tampak belakang dengan pemandangan pasir putih.

Lain lagi, sungai dijadikan pilihan wisata untuk mengenali keindahan arsitektur kota. Sungai danube yang membelah kota Buda dan Pest di Hungaria menjadi pilihan saya dan suami untuk menyaksikan keindahan bangunan di sisi sungai. Cerita saya bisa ditemukan di link ini.

Serasa di pantai ya, padahal ini sungai.

Dan masih banyak cerita kunjungan saya ke sungai-sungai lain yang bersih dan bisa dinikmati warga.

Olahraga air pun bisa dilakukan di sini.

Masih soal sungai, kali ini saya ajak anda ke salah satu kota di Bavaria, yakni Vilshofen yang mengkondisikan sungai seperti layaknya pantai. Di sungai donau atau danube ini, pemerintah setempat mengkondisikan lahan yang tak luas, kira-kira sekitar 300-500 meter yang berada di tepi sungai sebagai wahana keluarga layaknya di pantai. Tak ada tiket masuk untuk menikmatinya. Gratis!

Menikmati es krim buatan orang Italia.

Di kala musim panas, atraksi di tepi sungai ini bisa menjadi pilihan warga untuk berjemur di bawah teriknya matahari. Apalagi musim liburan sekolah, beberapa keluarga membawa anak-anaknya merasakan keceriaan di sini. Belum lagi, di dekat situ ada arena bermain untuk anak-anak yang membuat anak-anak semakin betah. Saya melihat anak-anak bermain air, membuat pasir hingga tertawa merasakan keceriaan bersama orangtuanya.

Bagaimana mungkin sungai disulap jadi pantai?

Tepi sungai sekitar 500 meter diberi pasir putih seperti pantai. Lalu ada dua saung yang terbuat dari bambu seperti mengingatkan pada wisata di pantai-pantai di Indonesia umumnya. Di depannya ada kursi malas yang biasa digunakan di pantai. Ada juga kursi-kursi dari kayu yang dibuat artistik dengan pohon palma di dekat situ. Ini semua buatan, tetapi semua mengesankan layaknya di pantai.

Beberapa warga bisa melakukan olahraga air seperti kano, jetski dan yacht kecil. Sebagian warga lain tampak asyik duduk di kursi malas, untuk membakar tubuh. Mereka menikmati ice cream di tangan mereka atau minuman. Ya, di situ juga tersedia food trucks yang menyediakan makanan ringan, minuman dan es krim untuk pengunjung.

Apa saja hal menarik menurut saya?

  1. Atraksi pilihan warga di musim panas ini hanya berlaku sementara dan gratis buat siapa saja.
  2. Sungainya benar-benar bersih.
  3. Tak ada sampah. Jika pengunjung datang membeli makanan dan minuman dari food trucks, maka mereka secara sadar membawa kemasan ke tempat sampah yang tersedia.
  4. Tentu ini menjadi peluang usaha juga bagi pengelola food trucks.
  5. Atraksi ini bisa menjadi pilihan keluarga.
  6. Sebagai bentuk kesadaran warga masyarakat untuk menjaga sungai tetap bersih sehingga bisa dinikmati sebagai hiburan warga.

Dari cerita saya di atas, semoga ini bisa menginspirasi Indonesia yang kaya alamnya.

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

8 thoughts on “Membayangkan Sungai Jadi Pantai, Mengapa Tidak?”

  1. Wah, ini keren, Kak. Ini bisa menjadi dorongan untuk membuka bisnis wisata lokal di daerah. Beberapa daerah di Palangka Raya, Kalimantan Tengah sudah banyak melakukan hal ini. Pengunjung juga lumayan!

    Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.