Kufta disajikan di restoran di Kairo.
Restoran di Kairo yang punya keistimewaan kufta yang super enak dengan pemandangan langsung ke piramida.

Salah satu menu yang disuguhkan dalam kesempatan makan siang di kapal wisata adalah kufta. Saya bertanya pada koki masak yang berjaga di situ tentang kufta. Si koki menjelaskan bahwa kufta adalah beef, daging sapi. Saat koki menjawab, di samping saya berdiri teman semeja makan yang berasal dari Jerman. Dia menyahut bahwa ini seperti cevapcici. Mendengar itu, saya langsung mengambil beberapa kufta dalam piring saya. Hmm, rasanya seperti daging sapi panggang. Enak memang!

Lanjut dari situ, saya mendapati kufta di resort hotel, tempat kami menginap di Hurghada. Di situ tertulis jelas kufta di loyang penyajian. Saya ingat bahwa tema buffet malam itu adalah Egyptian food maka wajar jika kufta disajikan.

Kufta disajikan di hotel di Hurghada.

Kufta dengan cara berbeda disajikan di salah satu restoran di Kairo. Saat itu, kami mengadakan perjalanan ke Kairo dan berhenti untuk makan siang di salah satu restoran. Restoran tersebut letaknya sekitar piramida. Karena pemandangan dari meja makan kami adalah piramida dari kejauhan. Sepertinya restoran ini menyajikan kufta yang istimewa. Enak sekali!

Meja kami disuguhi kufta yang masih hangat di atas tungku yang masih panas. Kufta terhias indah di tungku dengan aroma yang menggugah. Saya pun mengambilnya karena saya suka rasanya. Ini mengingatkan pada sate daging sapi atau cevapcici yang saya makan di Jerman atau di Kroasia, negara asal cevapcici.

Kufta seperti bakso dan berkuah pedas disajikan di kapal wisata.

Tentang cevapcici, bisa dicek artikel saya sebelumnya di link ini.

Kufta itu seperti daging sapi giling berbumbu yang dibentuk lonjong dan dipanggang hingga matang. Sepertinya kufta ditusuk dalam batang bulat saat memasak, sehingga membuat sisi dalam kufta berlubang. Rasa bumbunya khas mediterania yang kaya akan rempah. Dijamin anda puas dan suka. Aromanya saat dipanggang seperti sate.

Kufta disajikan dengan nasi atau roti ala Mesir. Semua tergantung selera. Daging kufta empuk dan tidak liat sehingga digemari.

Apakah tertarik untuk mencoba kufta?