Keriaan Oktoberfest 2019 yang Telah Berlalu

Patung Theresienwiese yang menjadi sejarah keberadaan Oktoberfest.
Langit mendung, tak cerah.
Meski cuaca tak mendukung, pengunjung di luar aula juga padat.
Wahana ini paling menegangkan. Anda berani?

Tahun ini saya dan suami datang ke Oktoberfest di awal Oktober. Biasanya saya datang ke acara festival budaya tahunan tersebut setiap bulan September. Tahun ini acara volkfest terbesar di Bavaria tersebut diperpanjang hingga 6 Oktober 2019. Itu sebab kami memutuskan datang menjelang penutupan.

Pertama, kondisi cuaca sungguh tidak mendukung. Rupanya sepanjang hari hujan melanda wilayah Bavaria. Kami berangkat suhu mendekati 8 derajat celcius. Padahal sekarang ini masih musim gugur. Kami urung pakai transportasi umum. Dengan begitu tidak ada acara minum bir buat kami karena kami mengendarai kendaraan pribadi. Kami berencana menikmati musik dan wahana permainan.

Begitu tiba di lokasi, hujan tak berhenti meski suhunya dua sampai empat derajat celcius lebih hangat dibandingkan sebelumnya. Saya mulai merasa kedinginan karena hujan terus mengguyur di luar prediksi. Ditambah saya memakai dirndl tanpa jaket. Lengkap sudah rasa tak nyaman dibalik keriaan volkfest yang biasanya kami hadiri. Tahun lalu kami begitu ceria dalam liputan saya di Oktoberfest 2018 ini.

Pengunjung ceria memenuhi wahana permainan.
Tiap booth di luar makanan didesain unik dan menarik.
Aula sudah penuh.
Schweinwurstl dan sauekraut.
Goulash suppe.

Kami segera parkir mobil, jaraknya tak begitu jauh dari lokasi. Biaya parkir sepanjang hari 20€. Kami pikir hujan akan berlalu, ternyata tidak. Kami segera merapat ke aula-aula yang menawarkan acara istimewa dan kuliner. Rupanya hujan gerimis membuat suasana aula menjadi lebih penuh. Pengunjung memadati aula sembari menghindari hujan di luar. Tanpa reservasi di aula, kemungkinan kecil untuk menikmati acara di aula.

Padat sekali pengunjung oktoberfest saat kami datang. Suara orang berbicara dalam bahasa bukan deutsch, menandakan pengunjung adalah turis mancanegara. Kami akhirnya hanya mendapat bangku di luar aula untuk memesan makan siang. Pemeriksaan di tiap aula begitu ketat. Demikian pula petugas jaga dan keamanan sigap dan lalu lalang menjaga kenyamanan pengunjung.

Langit mendung menggelayuti ibukota Bavaria. Namun begitu, semakin sore pengunjung semakin memenuhi acara Oktoberfest. Pengunjung membludak penuh tawa dan teriakan di tiap wahana permainan. Aula penuh bahkan ada yang sudah ditutup karena padatnya aula di dalam. Suara blaskapelle dan musik terdengar di masing-masing aula. Keriaan pengunjung di aula begitu terasa hingga pengunjung tanpa reservasi begitu sulit masuk.

Begitulah pengalaman Oktoberfest kami tahun ini yang telah berlalu.

Advertisements

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.