Mesir (18): Egyptian Banana Pudding, Seperti Kolak Isiannya

Ada pisang dan pacar cina warna-warni.

Setelah berbicara banyak soal wisata dan kuliner yang memang selalu menarik untuk dibagikan, negeri Mesir ini juga kaya kuliner yang rasanya cocok untuk lidah seperti saya yang dilahirkan di Indonesia. Bisa dikatakan aneka kuliner di Mesir ini enak semua di lidah saya, meski tiap orang punya selera berbeda-beda dalam hal makanan. Hanya saja ada kue dan makanan pencuci mulut yang manisnya sama seperti di Indonesia sementara saya tidak terlalu suka makanan yang sangat manis.

Setelah kue-kue manis yang pernah saya sajikan dalam artikel sebelumnya, maka saya lanjutkan pada makanan pencuci mulut yang isinya seperti kolak. Anda tahu kolak ‘kan yang biasa dijual dan disediakan saat bulan Ramadhan di Indonesia. Meski saya tidak menjalani puasa tetapi saya suka sekali menikmati kolak, mulai dari jajanan kaki lima hingga buatan ibu saya. Kolak itu bisa dikreasikan sesuai selera pembuatnya. Pastinya kolak itu manis dan ada pisang yang berkuah santan.

Pencuci mulut dari Mesir yang saya nikmati itu mirip seperti kolak. Anda bisa lihat tampilannya. Ada pisang juga yang menjadi isiannya. Warna pudding yang kuning dipermanis lagi dengan warna-warni pacar cina yang indah. Hmm, ternyata enak.

Saya tidak mendapatkan nama pencuci mulut tersebut. Saya tanya pada petugas, mereka menjawab dalam bahasa Inggris bahwa itu adalah pudding. Ya, saya pun tak enak untuk mengganggu jam bertugasnya karena beliau memang langsung segera berlalu dan merapikan meja berikutnya.

Bedanya dengan kolak, pudding ini memang tak berkuah. Teksturnya lembut sama seperti pudding umumnya. Rasa manis dan kenyal berasal dari pacar cina. Anda perlu sendok dan meletakkanya di mangkuk kecil untuk menikmati lezatnya pudding ini.

Apakah anda tertarik mencobanya?

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]