Makanan Khas Jerman (67): Spätzle mit Rahmsoße, Pasta dengan Saus Krim Merica Hitam

Pasta dengan saus krim merica hitam.
Salad pembuka.

Makanan asal Jerman selanjutnya yang saya perkenalkan adalah spätzle yang dihidangkan di restoran lokal di sini. Spätzle ini menjadi istimewa karena ada saus merica hitam yang disiramkan sebagai pendamping steak. Seperti yang anda lihat di foto, biji merica hitam tampak terlihat di atas steak panggang. Saus merica hitam ini disebut istimew karena saus kentalnya dari krim yang membuat semakin lecker. Dalam bahasa Indonesia, lecker adalah lezat.

Ngomong-ngomong, apa itu spätzle? Selintas bisa jadi anda memikirkannya. Ini semacam pasta di Jerman. Bentuknya kecil-kecil dengan bulat tak jelas. Saya sendiri pernah beberapa kali memesannya di restoran seperti käsespatzle. Di bagian wilayah Baden-Württemburg, käsespätzle menjadi menu wajib yang dipesan. Begitu pun saat saya berjalan-jalan ke Swiss yang bersebelahan dengan negara bagian Baden-Württemburg, käsespätzle juga mudah ditemukan.

Jika saya menyandingkan dengan makanan nusantara, ini serupa seperti mie telor. Pembuatannya pun sedikit mirip. Mie telor ini bisa untuk bakmi godok atau bakmi goreng. Begitu pun spätzle bisa saya dapatkan di supermarket. Saat air mendidih, masukkan spätzle yang dibeli di supermarket, lalu masak hingga 15-20 menit. Tiriskan airnya sebelum ditambahkan menu lainnya.

Setelah steak panggang siap disajikan, maka tambahkan saus lada hitam yang diberi krim. Krim tidak hanya memberi rasa enak saja tetapi mengentalkan sausnya. Biji merica yang sedikit hancur dibiarkan menjadi bagian dari sausnya. So tasty!

Rupanya saya mendapatkan tambahan salad. Salad ini sebagai pelengkap hidangan, tentu saja ini adalah complimentary. Anda bisa menolaknya jika merasa tidak butuh. Porsi makan yang benar-benar besar ya!

Bagaimana menurut anda?

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]