Makanan Khas Jerman (71): Blutwurst, German Blood Sausage atau Sosis Hitam

Dua sosis seperti yang anda lihat!

Apa yang terbayang dalam benak anda jika membaca menu di restoran adalah German Blood Sausage? Daripada berandai-andai, ini saya beritahukan masakan khas Jerman yang saya dapatkan di restoran lokal di sini.

Suatu kali saya dan suami datang makan siang di area turis di Jerman. Kami menyambangi restoran lokal di suatu kota yang memang menjadi sentra turis. Kami masuk dan memilih tempat duduk di dalam. Kami mendengar banyak orang sekitar berbicara dalam bahasa asing, bukan bahasa jerman tentunya. Kemudian pramusaji datang dan menawarkan buku menu. Saya bingung memesan menu apa saat itu.

Tiba-tiba pramusaji datang dan menjelaskan menu yang sedang istimewa saat itu. Katanya, restoran ini sedang promo blutwurst dengan kentang. Lalu pramusaji menjelaskan dalam bahasa Inggris apa itu blutwurst. Dia sepertinya berpikir bahwa saya bagian dari turis-turis yang sedang datang ke situ. ‘German Blood Sausage’ akhirnya dipilih oleh suami saya sementara saya memilih goulasch suppe.

Sebelah meja kami adalah sepasang turis yang ramah. Mereka datang berlibur ke Jerman. Mereka tersenyum pada kami berdua dan berkata “Well, we said it is not blood sausage. It is like blood pudding in UK. Sometimes we called it black pudding coz it is really black.” Ach ok, suami saya paham apa yang dipesannya. Saya pun berterimakasih dengan percakapan yang hangat soal blood sausage.

Blood sausage juga bisa dikatakan sosis hitam karena memang sosis ini pasti berwarna hitam. Sebenarnya sosis hitam itu tidak melulu berisi kandungan darah. Di Eropa dan Amerika, sosis hitam ini berisi juga protein hewani sehingga itu tampak hitam. Kandungan isian sosis pun berbeda-beda tiap negara. Saya sendiri pernah menjumpai sosis hitam di Seoul atau Bangkok. Apalagi Jerman yang kaya akan varian sosis, tentu sosis hitam bisa menjadi pilihan rasa sosis.

Jangan berpikir buruk dulu soal sosis hitam! Karena sosis hitam ini pun ternyata pernah saya nikmati juga di Indonesia. Jika anda tahu ‘Saren, ini mirip saren. Saren berasal dari darah ayam. Makanan ini sendiri banyak ditemukan di pulau Jawa. Hanya bentuk dan kemasannya tidak dibuat seperti sosis.

Pesanan kami datang. Tampak pesanan suami saya dua sosis, kentang goreng dan sauerkraut. Untuk menikmati sosis hitam ini, dia perlu membelah dan mengeluarkan isi dua sosis tersebut. Kemudian keduanya memang harus disajikan bersamaan untuk dicampurkan jadi satu isian kedua sosis tersebut. Hmm, begitulah caranya menikmati sosis hitam, yang sedikit berbeda dari sosis lainnya.

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

One thought on “Makanan Khas Jerman (71): Blutwurst, German Blood Sausage atau Sosis Hitam”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.