Tips Untuk Anda (11): 10 Hal Berikut Harus Dilakukan Saat Gunakan Mesin Cuci Piring di Rumah

Ilustrasi. Mesin cuci piring rumah tangga biasanya bisa dipesan bersamaan desain kitchen set di awal.

Mesin cuci piring kini menjadi alat bantu rumah tangga moderen yang yang sangat diperlukan bagi mereka yang ingin praktis. Saya ingat dulu saya punya beberapa teman yang tak suka mencuci piring dan perlengkapan makan selesai waktu makan. Alasannya, mereka merasa jijik, enggan bahkan malas untuk mengerjakannya. Lainnya mengaku bahwa mencuci piring merupakan pekerjaan rumah tangga menyita waktu. Sementara saya lebih suka mencuci piring dan perlengkapan makan ketimbang memasak.

Setelah saya memiliki mesin cuci piring di rumah, saya paham bahwa ini sangat membantu saya mengerjakan pekerjaan rumah sama seperti mencuci pakaian. Jika kita tahu bagaimana memanfaatkan mesin cuci piring sesungguhnya mesin cuci piring itu lebih hemat listrik dan air. Memang tak semua perlengkapan makan bisa dimasukkan dalam mesin cuci piring, misalnya baskom besar, panci ukuran besar dan peralatan makan yang berat seperti uleg-uleg batu misalnya. Namun saya merasa terbantukan memiliki mesin cuci piring di rumah.

Sesungguhnya mesin cuci piring dalam keperluan rumah tangga, berbeda dengan mesin cuci piring untuk keperluan bisnis. Mesin cuci piring untuk keperluan bisnis punya daya watt yang besar dan bekerja lebih cepat. Bahkan fungsinya bisa terpisah, ada yang khusus untuk piring dan perlengkapan makan dan yang lain mesin khusus untuk gelas kaca (=gelas beling).

1. Bersihkan peralatan makan sebelum dicuci

Jangan pernah meletakkan piring dan perlengkapan makan dengan sisa makanan yang masih menempel! Karena sisa makanan yang menempel pada sendok makan misalnya, pada saat di dalam mesin cuci piring dan tak terjangkau di sendok tersebut maka sisa makanan pada sendok akan mengerat dan membekas. Akibatnya akan lebih sulit dibersihkan. Lagi pula mesin cuci piring rumah tangga itu berbeda dengan mesin cuci piring untuk kepentingan bisnis yang mudah dibersihkan tiap saat. Sebaiknya bersihkan dulu segala perlengkapan makan dari kotoran makanan/minuman yang menempel pada perlengkapan sebelum diletakkan di mesin cuci piring.

2. Nyalakan mesin cuci piring saat sudah penuh

Setelah perlengkapan makan sudah dipakai dan dibersihkan dari kotoran makanan/minuman maka tunggulah sampai mesin cuci piring penuh. Anda tak mungkin menggunakan mesin cuci piring tiga kali sehari setelah waktu makan. Saya menyalakan mesin cuci piring sekitar dua atau tiga hari sekali tergantung frekuensi dan banyaknya perlengkapan makan yang digunakan. Untuk keperluan rumah tangga, mesin cuci piring di rumah dikemas berbeda untuk keperluan bisnis, yang setiap saat bisa dinyalakan. Jika mesin cuci piring sudah penuh, kita bisa menyalakannya. Tentu ini lebih efisien, hemat energi dan air juga.

3. Atur dan seleksi peralatan makan sebelum dicuci

Mesin cuci piring rumah tangga umumnya dua tingkat. Tingkat pertama biasanya saya gunakan untuk cangkir dan perlengkapan makan yang tak berat. Saya biasanya menempatkan sendok sayur, piring kecil atau mangkuk kecil. Kadang mangkuk plastik yang berminyak, bekas memasak pun saya letakkan di tingkat atas. Usahakan agar tingkat atas tidak memiliki beban berlebihan dibandingkan tingkat bawah. Pastikan juga piring besar tidak mengganggu kipas mesin cuci piring. Jangan biarkan menumpuk dan menempel perlengkapan makan sehingga tidak terjangkau untuk dibersihkan.

4. Untuk gelas kaca, sebaiknya dicuci terpisah

Umumnya gelas kaca tidak terlalu kotor dan memerlukan mesin cuci piring. Gelas kaca biasanya saya gunakan untuk minum air mineral, sirup, soft drinks dan sebagainya. Sisanya saya lebih gunakan cangkir. Berbeda bahan material antara gelas kaca dengan cangkir tentunya. Gelas kaca memiliki mesin cuci tersendiri, namun umumnya tidak banyak diperlukan dalam keperluan rumah tangga. Untuk berhemat, gelas-gelas kaca saya cuci manual. Cukup tutup wastafel dengan karet penutup, penuhi dengan air panas. Lalu biarkan semua dalam di dalam wastafel beberapa saat dan beri sedikit sekali sabun. Kemudian anda bisa membilasnya dan membiarkannya kering beberapa menit.

5. Pisau pemotong dan porselen yang ada peringatannya tidak dicuci dengan mesin cuci piring

Tidak semua perlengkapan makan bisa dicuci dengan mesin cuci piring. Selain pisau yang digunakan untuk memotong sayuran dan daging, ada juga porselen untuk cangkir, piring, mangkuk yang bertanda khusus dianjurkan tidak dicuci dengan mesin cuci piring. Hal ini membuat warna optik dan dekorasi porselen bisa jadi rusak. Sedangkan pada pisau pemotong, mesin cuci akan membuat pisau menjadi tumpul dan tak berfungsi dengan baik. Saya biasanya mencucinya langsung setelah digunakan. Pisau untuk keperluan makan seperti yang menjadi kebiasaan makan di Eropa, tentu anda bisa mencucinya dengan mesin cuci piring.

6. Gunakan deterjen yang tepat dan khusus mesin pencuci piring

Harga deterjen mesin cuci piring memang lebih mahal ketimbang deterjen untuk mencuci piring manual. Namun deterjen mesin cuci piring memang menjamin higenitas peralatan makan yang digunakan. Deterjen khusus pencuci piring milik saya bentuknya tablet. Pernah suatu kali saya pakai deterjen yang tidak tepat dan berharga murah, hasilnya bercak bekas deterjen menempel pada peralatan makan dan peralatan makan tidak maksimal bersihnya. Sebagai konsumen, kita perlu mempertimbangkan deterjen yang tepat sesuai kebutuhan.

7. Bersihkan karet dan saringan residu pada mesin cuci piring secara teratur

Apa pun namanya sebagai alat bantu manusia, tentu kita harus merawat dan membersihkannya usai digunakan. Begitu pun mesin cuci piring. Saat saya sedang libur seperti sekarang, saya manfaatkan waktu dengan membersihkan karet yang menjadi lubang air mesin cuci piring dan karet penyaring. Hal ini untuk membantu agar mesin cuci tetap terawat dan tidak mengeluarkan bau yang tak sedap.

8. Selesai mesin cuci piring berhenti, ini yang harus dilakukan

Jika kita sudah menggunakan mesin cuci piring, tunggulah sampai mesin cuci piring dengan penunjuk waktu berhenti! Lalu tarik bagian penutupnya agar uap dari mesin cuci piring bisa keluar. Ini akan membantu mengerikan perlengkapan makan yang sedang kita cuci. Tunggu beberapa saat maka anda bisa meletakkan dan mengembalikan piring dan perlengkapan yang sudah bersih ke tempat semula. Sepele memang, tetapi ini adalah cara merawat mesin cuci piring yang baik.

9. Keringkan dan bersihkan dengan air

Jika peralatan makan masih tampak basah, maka gunakan waslap bersih untuk mengeringkannya. Namun ini jarang sekali saya temukan terjadi. Pun bila ada peralatan makan yang masih bernoda, bisa gunakan air dan segera dikeringkan. Ini penting untuk sendok, garpu dan pisau makan karena terbuat dari bahan stainless steel agar tetap terawat.

10. Pasang pewangi khusus

Saya juga gunakan pewangi yang ditempelkan di mesin cuci piring untuk menjaga kelembaban dan menghindari bau tak sedap dari mesin cuci. Cukup ditempelkan saja di salah satu bagian rak dalam mesin cuci piring.

Semoga sepuluh tips di atas bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.