#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Koin-koin yang dilemparkan ke kolam di Fontana de Trevi, Roma sebagai mitos keberuntungan.

Berpetualang di Eropa memang mengasyikkan. Bagi petualang yang suka kultur, pastinya akan terpesona berada di satu destinasi wisata ke destinasi wisata lain yang kaya akan cerita yang diyakini masyarakat setempat. Anggapan semacam mitos berkembang dari cerita rakyat disampaikan oleh pemandu wisata. Dan itu adalah pengalaman saya saat menyambangi lima tempat di Eropa tentang mitos pembawa keberuntungan.

Melihat kebiasaan kebanyakan turis yang datang dengan melempar uang logam atau menggosokkan tangan ke benda yang jadi sumber mitos sambil mengungkapkan keinginan pun saya tiru. Entah berhasil terwujud atau tidak, nyatanya perilaku konformitas itu pasti terjadi ketika kebanyakan turis melakukannya. Sementara suami saya, dia tidak mau melakukannya dan tak percaya dengan mitos. Mungkin ada juga turis yang tak mempercayainya dan hanya mengamati saja. Itu sah-sah saja, boleh dilakukan pun boleh juga tidak dilakukan.

Lima tempat berikut adalah destinasi wisata yang pernah saya sambangi dan masih berhubungan dengan mitos pembawa keberuntungan. Kelimanya berada di area publik, yang tak dipungut biaya untuk mengunjunginya. Sebagai lokasi wisata, pastinya ada ratusan mungkin ribuan orang yang menyambanginya.

1. Fontana de Trevi, Roma – Italia

Tempat yang tak pernah sepi dikunjungi turis.

Tempat pertama adalah air mancur di Roma, Italia yang selalu dipadati wisatawan dan memang memiliki atraksi ‘lempar koin’ ke kolam. Destinasi wisata ini memang tak berbayar sehingga siapa saja pasti bisa menyambangi tempat ini. Suami saya mengingatkan saya bahwa lempar koin ke kolam hanya mitos karena nanti ada petugas di malam hari yang mengumpulkannya dan memberikan kepada pihak yang memerlukan. Namun, saya sudah terlanjur mengucap keinginan dengan berdiri mebelakangi kolam lalu melemparkan koin ke dalam kolam.

2. Everard t’Serclaes, Brussels – Belgia

Brussels, Belgia.

Everard adalah patriot dari Belgia yang melindungi warga Brussels dari serangan musuh pada abad 14. Demikian saya mendengarnya dari pemandu wisata yang mengajak kami keliling pusat kota Brussels. Untuk mengenang jasanya, dibangunlah karya seni ini di area the Grand Palace. Setiap warga Brussels yang lewat tempat ini menyentuh tangan kiri lanjut dahinya sampai ke kepala anjing di kakinya. Kini tangannya tampak berkilau karena siapa saja, termasuk turis menggosok-gosokan sambil berucap keinginan dalam hati. Mitosnya, keinginan akan terkabul dalam satu tahun. Pendapat lain, anda mungkin akan kembali ke Brussels suatu saat nanti.

3. Man at Work, Bratislava – Slowakia

Jika anda tidak memperhatikan jalan di pusat kota Bratislava, anda tidak melihatnya. Begitu kecil.

Patung Man at Work adalah karya seni yang menjadi pusat perhatian turis yang datang ke Bratislava, Slowakia. Pasalnya anda tak perlu membayar karya seni ini. Siapa saja yang lalu lalang di pusat kota Bratislava akan mengabadikan foto atau berselfie-ria di dekat patung kecil ini. Namun sebagian lain percaya bahwa siapa saja yang memegang topi mirip topi tentara dari patung ini akan mendapatkan keberuntungan. Sekedar mitos memang, tetapi anda perlu mengantri dengan sekian banyak turis yang melakukan hal yang sama atau berfoto.

4. Good Luck Statue di Jembatan Charles, Praha – Ceko

Patung santo Johannes Nepomuk di jembatan Charles.
Simbol ini yang sering dijamah turis yang datang sebagai simbol keberuntungan.

Johannes dari Nepomuk adalah seorang imam di Praha dengan kisah heroik yang pernah saya ulas di blog ini sebelumnya. Sebagai santo atau orang kudus yang berasal dari Ceko, patung santo Johannes Nepomuk banyak ditempatkan di jembatan atau dekat sungai di wilayah Bavaria, Austria dan Ceko. Penduduk Ceko mempercayai bahwa siapa saja yang menyentuh perunggu rupa Santo Johannes Nepomuk yang ditempatkan di jembatan Charles akan membawa orang tersebut kembali ke Praha. Kini anda bisa melihat perunggu tubuhnya begitu berkilau karena siapa saja datang menyentuhnya.

5. Glücksbringer, Munich – Jerman

Di Altstadt München, terdapat patung babi pembawa keberuntungan bila menyentuh hidungnya.

Terakhir adalah babi keberuntungan di Munich, wilayah tempat tinggal saya sekarang. Sebagaimana anda tahu bahwa babi disimbolkan keberuntungan setiap pergantian tahun di Jerman dengan harapan kesuksesan di tahun yang baru. Nah, babi keberuntungan yang jadi karya seni ini bertempat di pusat kota (Altstadt) Munich, tak jauh dari Munich Town Hall. Katanya, jika anda memegang patung babi keberuntungan ini maka anda akan kembali lagi ke Jerman.

Mitos tetaplah mitos, boleh percaya pun boleh tak percaya. Dengan krisis corona sekarang ini, mungkin destinasi wisata di atas perlu juga dipertimbangkan bagi siapa saja yang menyentuh dan menggosokkannya. Atau muncul ide lain agar mitos tetaplah mitos sebagai bagian dari kultur dan pariwisata. Who knows!

Happy weekend!