Rotterdam dikenal dengan pelabuhannya.
Kapal besar pengangkut barang berlabuh.
Senja yang indah di Rotterdam.

Berdiam di rumah menginspirasi perjalanan saya dan suami akhir tahun lalu ke Belanda. Setelah kami singgah di Den Haag, kami menuju Rotterdam. Rotterdam punya pesona tersendiri sebagai kota pelabuhan. Anda akan melihat laut dan kapal besar di sini sayangnya kami tak lama di sini. Namun ini menginspirasi kami, mungkin kami datang lagi suatu saat nanti.

Ini menjadi perjalanan rencana kami mengisi libur panjang Natal dan Tahun Baru karena Rotterdam merupakan kota pelabuhan yang indah. Kami bermaksud untuk mampir sebentar dan bertemu kenalan dari suami. Sebuah kejutan ternyata tak sesuai rencana, apa daya mereka sedang berlibur ke luar negeri.

Ingin rasanya saya berlama-lama di Rotterdam, karena kota ini begitu berbeda dari hiruk pikuk kota Amsterdam atau Den Haag. Kami berhenti sesaat di area pelabuhan. Lalu lalang kapal muatan barang begitu hiruk pikuk. Rotterdam menjadi sandaran banyak kapal internasional. Kami pun menyingkir ke seberang, tepi laut yang menjadi jalur pemukiman.

Taman kota di pinggir laut, dihiasi taman yang asri. Plus warga yang lewat bisa duduk di bangku taman yang menghadap ke laut. Judulnya, menanti senja di tepi pelabuhan, kata suami. Pendapat suami setelah kami memilih berdiam dan duduk di bangku taman.

Pembangkit listrik.
Miniatur Rotterdam.

Beginilah traveling tanpa agenda dan itinerary. Akhirnya kami putuskan suatu saat kami akan tinggal lebih lama lagi di Rotterdam. Mungkin akan ada banyak tempat bisa diulas di Rotterdam, tak hanya di pelabuhan saja.

Kami pun melanjutkan perjalanan ke Antwerpen, Belgia. Kendaraan kami segera membawa kami ke negeri tetangga, Belgia. Kami menumpang kendaraan pribadi sekitar satu setengah jam lebih. Info ini bisa anda manfaatkan bila anda menjelajahi Eropa Barat.