Pfingstrose, Bunga Peony yang Menandai Hari Raya Pentakosta (Pfingsten) dan Diberi Julukan “Queen of Herbs”

Lebih dekat bunga peony.
Tumbuh indah di belakang rumah.

Hari ini adalah hari libur di seluruh Jerman sebagai perayaan Hari Raya Pentakosta dalam penanggalan liturgi gereja. Hari libur ini disebut “Pfingstmontag” setelah kemarin hari Minggu disebut “Pfingstsonntag” atau “Whit Sunday” dalam hitungan 50 hari setelah Hari Raya Paskah. Dalam bahasa Indonesia, ini disebut Hari Raya Pentakosta atau Hari Raya Turunnya Roh Kudus. Masih banyak negara di dunia yang masih memberlakukan hari Senin ini sebagai hari libur, seperti tempat tinggal saya sekarang.

Berkaitan dengan Pfingstmontag, saya baru saja menemukan bunga yang indah seperti mawar tetapi tak berduri. Wanginya semerbak melebihi bunga melati. Warnanya indah seperti yang indah lihat itu. Saya pun langsung jatuh cinta sesaat melihat bunga itu. Terkejut saya mendengar nama bunga ini adalah Pfingstrose. Pikiran saya pun langsung menuju pada hari ini, apakah ada kaitannya? Cocoklogi saya pun langsung memikirkannya.

Bunga “Mawar tanpa duri” ini biasa disebut bunga Peony atau bunga peony merah muda seperti yang saya punya. Bunga ini mekar Mei – Juni . Diameter kelopak bunganya pun terhitung lebih besar daripada mawar. Tingginya pun demikian lebih tinggi daripada mawar. Warna dan wanginya yang memikat menyebabkan bunga ini mendapat julukan “Queen of Herbs”. Julukan ini dipakai dalam mitologi Yunani pada bunga ini.

Semerbak wangi Peony diletakkan di dalam ruangan.

Saya mencari tahu keterkaitan Hari Raya Pentakosta dengan bunga ini, ternyata tidak ada. Tetapi mungkin bunga ini mekar pada saat ini, saat dirayakan Hari Raya Pentakosta. Itu yang (mungkin) menyebabkan bunga ini menjadi julukan demikian.

Bunga memang mencerminkan feminitas, tetapi Peony adalah bunga yang melambangkan itu dalam berbagai ornamen dan karya seni. Itu pula yang dimunculkan sejak abad pertengahan. Pendapat lain soal bunga Peony adalah bunga ini melambangkan keharmonisan rumah tangga. Mengapa? Bunga ini biasa menjadi penghias ornamen pernikahan. Pendapat lain mengatakan bunga Peony adalah perlambang kemakmuran. Begitu sebagian kepercayaan pada masyarakat Tiongkok.

Bagi saya, bunga Peony yang harum dan indah ini menambah sukacita saya bahwa hidup itu begitu indah. Bahagia yang sederhana adalah ketika kita bisa menikmati ciptaan Tuhan yang diberikan tanpa syarat.

I like Monday!

4 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.