Ide Sarapan (8): Pilih Roti Bentuk Muffin atau Roti Baguette yang Dipanggang

Muffin sarapan pagi.
Roti baguette isi bacon dan telur.
Makan muffin telur plus minum kopi adalah sarapan yang ‘tasty’.

Muffin adalah salah satu jenis pastry yang tak berhenti untuk dikreasikan. Seperti yang kali ini saya bahas adalah muffin gurih untuk sarapan pagi, yang terdiri atas roti, telur, bacon dan keju cheddar. Isian muffin sebenarnya bisa anda kreasikan sesuai selera anda dan stok persediaan makanan di rumah. Misalnya, anda bisa ubah dengan roti, telur, irisan daun bawang dan irisan cabai. Itu contoh saja. Intinya, sesuaikan muffin dengan selera dan kebutuhan anda.

Untuk roti sebagai kulit muffin, bisa anda ganti dengan roti tawar. Kemudian buang kulit pinggirannya agar tidak keras dimakan nanti. Roti dan telur memang menjadi kebiasaan sarapan pagi bagi orang Jerman, tetapi anda bisa kreasikan sebagaimana yang anda perlukan. Telur sebagai isiannya juga bisa dibuat setengah matang jika anda tidak menggunakan bacon. Kemudian taburi sedikit garam dan merica sebagai rasa akhir.

Pilihan lain dengan isian yang sama adalah roti baguette. Saya pun sudah mencoba dengan isian yang sama. Cara membuatnya hampir sama, hanya saja isian roti baguette dibuang terlebih dulu agar memberi ruang untuk bacon dan telur. Lalu panggang sekitar 15 menit dan anda siap menikmatinya sebagai sarapan pagi.

Bahan yang diperlukan

Ini bahan yang dibutuhkan.
  1. 3 potong roti
  2. 3 telur ayam
  3. Bacon, jika perlu
  4. Keju cheddar
  5. Merica

Langkah membuatnya

Jika gunakan roti baguette, buang isiannya dulu.
Letakkan di cetakan muffin.
Muffin cantik nan gurih untuk sarapan pagi.
Roti baguette isian yang sama bisa untuk sarapan pagi.
  • Pipihkan roti dengan dough roller kayu seperti pada gambar di atas.
  • Buang kulit pinggir roti. Saya mencoba tidak buang kulit pinggir roti, ternyata begitu keras.
  • Saya gunakan backspray untuk loyang muffin agar adonan mudah diambil setelah matang. Tak ada backspray, bisa gunakan minyak sayur atau margarin.
  • Letakkan roti yang digiling mengikuti bentuk loyang muffin.
  • Masukkan satu lembar bacon di atas roti. Atau anda bisa potong-potong bacon agar lebih kecil ke dalam. Sesuaikan dengan selera anda.
  • Masukkan satu per satu telur ayam ke dalam tiap loyang roti muffin.
  • Beri taburan keju cheddar yang dipotong kecil-kecil secara manual.
  • Lakukan begitu seterusnya sesuai kebutuhan anda.
  • Panggang selama 18-20 menit dengan suhu 170 derajat celcius.
  • Sajikan dengan merica dan taburan daun peterselli.

Selamat mencoba di rumah!

7 Comments

    1. Tak ada perencanaan dan ini spontan saja. Saya senang saja mencari tahu untuk membuat stok makanan di rumah bisa dimanfaatkan lagi. Soal penampilan makanan, tergantung kreativitas saja.

      Terimakasih Phebie, saya tidak tahu bagaimana menyebut nama anda. Apakah anda ibu atau bapak?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.