Mereka menamai kendaraan ini di Swiss Tuk-Tuk.
Bayangkan sensasi berwisata keliling kota sambil menikmati makanan.

Apa yang anda bayangkan jika ada program keliling kota sambil makan? Unik ya! Ide wisata berikut mungkin bisa ditiru di Indonesia yang memberi peluang usaha. Saya melihat program menarik yang ada di Zurich, Swiss ini bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang datang. Seperti yang anda lihat ada tuk-tuk begitu sebutan nama kendaraan tersebut dengan penumpang duduk berhadapan dan ditutup tirai plastik.

Apa yang istimewa dari Zurich? Ini bisa menjadi pilihan anda berwisata. Sambil kita berkeliling kota Zurich, kita bisa menikmati sajian di depan mata. Sajian makanan tentunya bisa anda pilih seperti barbeque, makanan selera asia, sarapan pagi jelang makan atau hanya sekedar cokelat dengan segelas wine misalnya. Ini seperti paket pilihan bagi wisatawan selama di Zurich.

Dikutip dari laman resmi usaha ini dikatakan bahwa ini semacam program keliling kota yang kita kenal seperti sightseeing program. Tuk tuk tour ini memang tersedia dengan berbagai pilihan, salah satunya tur keliling dengan tuk tuk sambil menikmati kuliner. Masakan Swiss yang lezat atau citarasa cokelat Swiss yang tiada duanya bisa anda pilih.

Sepertinya memang di Zurich tidak ada bus Hop on Hop off sebagaimana sebagian kota-kota lain di Eropa. Mengapa? Karena setidaknya dua jam saja, anda sudah bisa menjangkau obyek wisata yang jadi sentra turis. Pilihan berkeliling kota bisa dilakukan dengan program tur berkelompok yang sudah diatur oleh biro wisata. Atau anda bisa melakukannya sendiri dengan berjalan kaki di pusat kota.

Soal harga paket tur ini, silahkan anda cek langsung websitenya! Tuk-Tuk fun flavored – Vehicles

Saya hanya membayangkan ini bisa menjadi ide kreatif dan inovatif pariwisata yang menarik wisatawan. Jika hanya berkeliling kota, didampingi pemandu dan fasilitas internet selama perjalanan, mungkin itu sudah tersedia di banyak tempat. Tetapi berkeliling kota sambil menikmati makanan lezat? Apakah anda bisa membayangkan itu?

Catatan: wisata ini dilakukan awal tahun ini dan sebelum pandemi.