Manfaat Lobak Merah dan Lobak Putih yang Tak Boleh Diabaikan dan Perlu Tahu

Kiri adalah lobak putih dan kanan adalah lobak merah.

Tak banyak yang tahu dan suka makan lobak saat saya bertanya pada rekan-rekan mahasiswa sesama Indonesia di sini. Mereka tahu lobak saat mendapatkannya di supermarket di Jerman yang paling sering menjajakan lobak merah. Saya pun demikian, tak banyak tahu dan kenal lobak. Hanya saja, mahasiswa asal Bandung yang sedang studi di sini berpendapat bahwa soto bandung itu pakai lobak putih. Saya menyetujuinya karena saya dahulu pernah mencicipi soto bandung. Begitulah, apakah anda pernah makan lobak sebagai lalapan?

Sesungguhnya saya belum pernah menikmati lobak sebagai lalapan. Dulu ya saat menikmati lobak dalam semangkuk soto bandung, tetapi adakah kita yang terbiasa menjadikan lobak sebagai lalapan? Rasanya saya jarang mendengarnya. Lobak itu terasa pedas pahit menurut saya, padahal saya suka sekali mengkonsumsinya saat tiba di Jerman sebagai lalapan.

Lobak merah sering saya nikmati saat makan malam dengan makanan dingin, maka lobak bisa menjadi pengganti sayuran. Lobak merah mentah ini diiris kemudian hanya diberi garam sudah cukup memuaskan lidah saya. Awalnya saya menggeleng tidak suka, tetapi sekarang saya suka menikmatinya sebagai salad dan menemani makanan dingin kebiasaan makanan di sini.

Lalu bagaimana dengan lobak putih?

Hanya diberi garam dan butter lalu makan bersama roti ternyata enak.

Lobak putih memang jarang ada di supermarket di sini. Suami saya suka makan kedua lobak ini saat musim panas seperti sekarang. Untuk menikmati lobak putih ala suami, saya beritahukan caranya. Suami makan lobak putih dengan roti. Pertama, lobak putih diiris halus kemudian diberi garam halus sedikit. Kedua, letakkan irisan lobak putih tadi di atas roti yang sudah diolesi butter. Semudah itu, dia bisa menikmati makan malamnya. Saya tidak mencobanya karena saya tidak bisa membayangkan rasanya.

Baik lobak merah maupun lobak putih yang saya bicarakan ini punya kandungan manfaat yang luar biasa. Lobak putih itu baik dimakan karena mampu menurunkan tekanan darah, diet sehat untuk turunkan berat badan hingga mampu menekan gula darah dalam tubuh. Sedangkan lobak merah pun sama baiknya untuk kesehatan. Selain bisa mengontrol berat badan bila dikonsumsi baik, lobak merah juga dipercayai menstabilkan tekanan darah, mengatasi peradangan, mengatasi jerawat hingga menjaga kesehatan jantung.

Nah, manfaat yang baik dari dua lobak tersebut tentu bisa anda coba sisipkan untuk dikonsumsi sebagai nutrisi harian. Anda bisa coba cara saya, yakni makan dalam kondisi mentah dengan sedikit diberi garam. Awalnya memang terasa aneh, bitter dan mungkin pedas tetapi makin lama ini baik sebagai selingan bersama lauk pauk saat makan.

Apakah anda punya pengalaman mengkonsumsi lobak putih atau lobak merah?

4 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.