Griesches Rinderleber, hati sapi yang dipanggang.
Salad.

Setelah sekian lama tak mencicipi masakan khas Yunani, saya dan suami menyambangi restoran khas Yunani, yang kebetulan letaknya depan Universitas Passau. Restoran Yunani yang satu ini terbilang cukup ramai, apalagi saat wiken tiba. Restoran selera Yunani ini memang selalu menghadirkan makanan grilled yang aduhai nikmatnya. Meski pengalaman saya makan di restoran ini bukan kali pertama, tetapi ini adalah pertama kali saya mengulas restoran ini.

Jika anda datang ke restoran yang letaknya di pusat kota Passau, maka anda akan menyadari betul suasana seperti layaknya di negeri yang beribukota Athena ini. Bayangkan saja interior bagian dalam begitu artistik bak negeri dongeng. Ada kolam ikan di tengah restoran dan lukisan yang menghiasi dinding bernuansa negeri para dewa. Suasana tambah semarak diiringi musik berlirik yang tak saya kenal, bisa jadi dari Yunani.

Pertama datang di new normal maka tentu ada prosedur higenitas yang dilalui. Kita menunggu pramusaji mempersilahkan meja yang hendak ditempati sesuai jumlah tamu. Tersedia hand disinfection di pintu masuk, yang bisa dipergunakan tamu restoran. Setelah kami duduk, ada form yang berisi data diri pada saat jam kedatangan. Di samping itu ada petunjuk berapa jumlah orang dalam meja dan informasi kontak tamu restoran.

Sebagai penyambutan, pramusaji membawakan minuman schnaps khas Yunani yang bernama Ouzo yang berasa seperti permen mentol. Lalu pesanan kami datang disertai salad seperti yang ada lihat. Salad khas Yunani itu selalu dilengkapi buah zaitun dan yoghurt berbumbu. Bisa jadi itu tzatziki, yang juga berasal dari negeri Yunani dan Mediterania sekitarnya.

Schnaps Ouzo.
Souvlaki, makanan populer di Yunani.

Souflaki adalah menu umum bila kita memesan makanan di restoran Yunani. Souvlaki itu bisa dikatakan semacam “Kebab” dari Yunani. Seperti yang anda lihat, potongan daging seperti sate dalam bilah besi yang dipanggang beberapa waktu lamanya. Bumbu souvlaki adalah perasan jeruk lemon, olive oil, bawang putih, oregano, garam dan lada. Kemudian daging ditusuk dalam bilah besi dan dipanggang hingga matang. Untuk menikmatinya, ada saus yoghurt khas Yunani. Ini adalah pesanan suami saya.

Lalu beda souvlaki dengan gyros apa? Mungkin anda penasaran juga beda gyros dan souvlaki yang mirip karena keduanya berasal dari Yunani. Souvlaki adalah potongan daging dengan bumbu seperti yang dijelaskan di atas. Sedangkan gyros adalah daging panggang berbumbu yang dimasak seperti daging kebab kemudian diiris tipis untuk disajikan. Baik souvlaki maupun gyros, keduanya menggunakan saus yoghurt yang sama.

Pesanan saya sendiri adalah hati sapi yang dipanggang. Anda mau tahu bahwa ini adalah pesanan favorit saya bila makan di restoran khas Yunani. Saya tidak tahu bagaimana mereka membuat hati sapi yang tidak berbau dan rasanya benar-benar enak sekali. Terus terang saya tidak pernah bosan untuk memesan ini berkali-kali saat datang ke restoran Yunani. Hati sapi panggang yang dimasak ala Yunani itu luar biasa nikmatnya. Dimakan dengan saus yoghurt dan sedikit perasan jeruk lemon, wah anda pasti ketagihan!

Apakah anda pernah mencicipi masakan khas Yunani juga?