Ide Sarapan (16): Bubur Warna Ungu? Rasa Berri Hutan yang Menyegarkan di Pagi Hari

Bubur warna ungu alias bubur rasa berri hutan.

Hallo pecinta warna ungu, barangkali anda tertarik mencoba bubur gandum warna ungu yang sudah saya praktikkan di rumah? Bubur warna ungu ini dibuat dengan mudah. Ini adalah resep lanjutan yang sudah saya kupas sebelumnya dari bubur havermut vegan.

Warna ungu yang diperoleh berasal dari buah berri hutan atau dalam bahasa Jerman disebut “Waldbeeren“. Buah ini saya beli dalam kondisi yang sudah beku kemudian saya haluskan terlebih dulu. Sebenarnya anda juga bisa secara praktis memasukkan buah berri hutan tanpa dihaluskan terlebih dulu saat memasak bubur. Jika cara ini anda pilih, kurangi ukuran takarannya buah berri hutan sehingga tidak menghasilkan warna ungu pekat dan rasa yang terlampau asam.

Bubur gandum ini disebut dalam bahasa Jerman “Haferflockern” atau dalam bahasa Indonesia dikenal havermut. Anda bisa mencampurkan dengan susu cair saat membuat adonan bubur. Jika anda alergi dengan laktosa atau anda adalah vegan maka anda bisa mengganti susu dengan susu kedelai. Atau anda bisa juga menggunakan air matang saja.

Pun bila anda merasa bubur terlalu asam, silahkan tambahkan gula pasir atau sesuai selera. Dijamin bubur bernutrisi ini bisa membuat segar dan semangat aktivitas anda. Bagaimana pun buah berri hutan ini mengandung banyak vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh di awal hari.

Bahan yang diperlukan

Ini yang kita butuhkan.
  • 180 gr buah berri hutan (=waldbeeren)
  • 250 ml susu cair
  • 120 gr Havermut/bubur gandum (=Haferflockern)
  • 8 gr gula vanilli
  • Dekorasi (buah raspberry dan buah kiwi)

Langkah membuatnya

Gambar 1.
Gambar 2.
Gambar 3.
Gambar 4.
Gambar 5.
  1. Siapkan wadah. Masukkan buah berri hutan yang beku. Haluskan dengan food processor. (lihat gambar 1)
  2. Siapkan panci.
  3. Masukkan haferflockern, susu cair, gula vanili dan berri hutan yang sudah dihaluskan pada nomor 1. (lihat gambar 2)
  4. Aduk semua bahan hingga menjadi adonan matang berwarna ungu. (lihat gambar 3)
  5. Setelah bubur matang, sajikan dalam mangkuk saji. (lihat gambar 4)
  6. Hiasi bubur sesuai selera seperti buah-buahan yang tampak. (lihat gambar 5)

Selamat mencoba di rumah!

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.