Innsbruck, Austria (3): 8 Tempat Top yang Dikunjungi

Sungai Inn yang melintasi kota Innsbruck yang diapit pegunungan Alpen.
Program keliling kota dengan multi bahasa.
Museum lonceng sejak tahun 1599, salah satu museum di Innsbruck.

Cerita di kota Innsbruck masih berlanjut lagi, saya akan bawa anda menikmati lokasi wisata yang kami datangi beberapa waktu lalu. Rasanya 1 hari cukup untuk mengeksplor kota yang diapit pegunungan ini. Namun tentu ini menjadi berbeda jika anda ingin berlatih main ski atau camping. Pastinya ada banyak cara menghabiskan waktu di Innsbruck semua tergantung selera anda.

Kami hanya 1 hari berkeliling dengan memanfaatkan tur bus city sightseeing. Paket tur ini multi bahasa, seperti bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Untuk 24 jam per orang perlu bayar 18€. Anda bisa memulai keberangkatan dari halte yang ditunjuk atau anda bisa juga mulai dari halte depan Hauptbahnhof, stasiun kereta api Innsbruck.

1. Tyrol Panorama + Kaiserjäger museum

Tyrol panorama.
Tersedia kafe dan restoran juga.
Museum Kaiserjäger.

Tempat pertama yang saya jelaskan berada di puncak dari kota Innsbruck. Dari sini siapa pun bisa melihat pemandangan kota Innsbruck dari ketinggian. Namanya Tirol Panorama dimana bus sightseeing city tour akan selalu berhenti selama 15 menit. Penumpang bis bisa langsung beristirahat sejenak, mengambil foto panorama atau menikmati secangkir kopi di kafe. Wisatawan yang berkunjung ke Innsbruck, tak lengkap tanpa datang ke sini.

Panorama Tyrol menawarkan “showcase” Tirol yang berisi informasi budaya, politik, alam bahkan sejarah masa lalu tentang perang melawan Napoleon misalnya. Berkaitan dengan itu wisatawan juga perlu datang ke museum yang berada di seberangnya. Namanya Museum Kaiserjäger yang memuat dokumentasi militer abad 19 dan abad 20. Tampak di situ ada taman yang berisi tugu dan patung historis untuk warga Tirol.

2. Annasäule (St. Anne’s column)

Di jalan Maria Theresia.
Taman kota untuk warga.

Patung Santa Anna berdiri tegak di jalan Maria Theresia dan menjadi meeting point buat warga, apalagi di sekitar situ ada taman. Santa Anna dalam liturgi gereja katolik diakui sebagai ibu dari Bunda Maria dan dirayakan setiap tanggal 26 Juli. Itu sebab saya yang di tinggal Jerman biasa mendapatkan ucapan “Alles Gute zum Namenstag” pada tanggal tersebut karena saya memiliki nama babtis, Anna. Meski begitu, tradisi ini sudah mulai jarang dilakukan lagi.

Pada tanggal 26 Juli 1703, pasukan Tirol berhasil memukul mundur musuh dan meraih kemenangan. Sang pemimpin pada waktu itu berjanji akan membuat patung Santa Anna sebagai ucapan syukur. Itu sebab Anna’s coloumn begitu mengandung nilai historis bagi warga Tirol. Letaknya berada di pusat kota menjadikan tempat ini menjadi salah satu kunjungan wisatawan yang datang ke Innsbruck.

3. Landestheater

Tempat lain yang saya dokumentasikan adalah gedung teater kota Innsbruck. Gedung ini semula adalah teater peninggalan Archduke Leopold. Kemudian berangsur-angsur fungsi gedung berubah seiring pergantian kekuasaan. Bangunan teater ini tak hanya menjadi pertunjukan seni warga Tirol saja tetapi juga menyimpan sejarah sejak didirikan tahun 1629. Hingga kini berbagai pergelaran konser dan seni teater masih berlangsung di tempat ini.

4. Altstadt (Oldtown)

Parkiran dan pasar tradisional tiap sabtu.
Tampak Katedral St. James dan kota tua dari kejauhan.

Tempat selanjutnya yang perlu didatangi di Innsbruck adalah kota tua, dalam bahasa Jerman disebut Altstadt. Kota tua berusia ratusan tahun lalu saat kami datang sedang mengalami renovasi. Pemerintah setempat sedang memperbaiki sarana umum yang sudah berusia seratus tiga puluh tahun. Itu sebab kami melewati kesempatan berkunjung ke kota tua. Kami hanya menikmati jajanan di street foods yang digelar di Altstadt. Di Altstadt, anda bisa mendapati Dom “St. Jakob” dan Golden Roof. Selain itu, wisatawan bisa datang ke Heibling house, City Museum dan City Tower. Semua ada di old town yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki saja.

5. Olympiaworld + Bergisel Ski Jump

Gedung olimpiade.

Masih dalam bis city sightseeing, kami juga melihat gedung olimpiade yang kerap dijadikan tuan rumah dari penyelenggaraan olahraga musim winter dunia. Kota Innsbruck sendiri sudah tiga kali menggelar perhelatan akbar tersebut. Panorama alam dan kontur geografis yang menunjang, tentu menjadi pilihan mengapa kota ini dijadikan tuan rumah. Dengan jarak yang tak jauh, kami melihat Bergisel Ski Jump yang biasanya saya lihat hanya di televisi dalam program olahraga musim winter. Kota Innsbruck bangga memiliki sarana olahraga ini sejak tahun 2001. Selain itu, orang-orang Tirol sejak dua ratus tahun lalu telah memperkenalkan ski sebagai olahraga yang kini dijadikan kompetisi dunia.

6. Innsbrücke

Jembatan Innsbruck lainnya.
Ada juga yang membuat jembatan ini tampak seperti love locked bridge.

Sungai Inn yang saya lihat di Innsbruck melintas dari Jerman dan pernah saya bahas dalam cerita tiga sungai di link ini. Sungai yang sudah ada sejak zaman banga Celtic begitu memiliki arti bagi orang Tirol. Ada beberapa jembatan yang melintasi sungai Inn di Innsbruck. Jembatan pertama yang terhubung dengan kota tua tampak sering dijadikan obyek foto karena di jembatan ini terdapat salib besar dan memiliki latar pegunungan Alpen yang indah. Tak hanya itu, ada bagian sisi jembatan yang dipakai sebagian orang untuk membuat komitmen cinta. Ini semacam “Love Locked Bridge” di Salzburg.

7. Universitätstrasse

Area Universitas Innsbruck.

Selanjutnya area yang tak pernah sepi dari lalu lalang orang adalah Universitätstraße dimana banyak orang bisa berjalan kaki dan duduk di Hofgarten, semacam hutan kota yang indah. Universitas Innsbruck sendiri telah ada sejak tahun 1669 dan paling terkenal adalah fakultas kedokteran.

8. Triumphpforte

Ada dua sisi gerbang, sepertinya ini sisi selatan.

Selanjutnya adalah Triumphpforte, tempat yang populer bagi wisatawan untuk berfoto yang menandakan sedang berada di Innsbruck. Ini semacam pintu gerbang karena berada di bagian selatan jalan Maria – Theresia menuju keluar kota. Gerbang ini dibangun pada abad 18 dan memiliki dua sisi muka. Sisi selatan melambangkan pada pernikahan Archduke Leopold dengan Putri dari Spanyol. Sisi utara melambangkan kematian kaisar.

Kesimpulan

Kami hanya menginap satu malam dan tidak menghabiskan waktu lama di Innsbruck. Tentunya kami ingin datang kembali karena kota ini begitu indah, diapit pengunungan. Datang di musim winter untuk bermain ski pun ide menarik. Kota ini tepat menjadi rekomendasi untuk berlatih atau bermain ski saat musim winter tiba. Dari Innsbruck, kami pergi ke Salzburg yang bisa ditempuh dalam hitungan dua jam dengan kendaraan pribadi. Nantikan cerita saya selanjutnya.

Selamat berhari Minggu bersama keluarga!

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.