Makanan Khas Asia (65): Furikake Bowl plus Salmon dan Ramen Ebi Tempura di Austria

Furikake bowl pakai grilled salmon.
Ramen dengan Ebi Tempura.

Makanan selera asia selanjutnya yang dibahas berasal dari negeri matahari terbit. Saya dan suami kebetulan bertandang ke Austria kemudian menikmati makan siang khas asia yang mengusung tema makanan dari Jepang. Suami memilih menu “Furikake Bowl” dengan tambahan grilled salmon. Saya memilih menu “Ramen pakai Ebi Tempura”.

Bila anda pecinta makanan khas negeri matahari terbit ini maka anda bisa jadi sudah tahu tentang ramen dan furikake. Ramen sendiri sudah tak asing kedengarannya di Jakarta, kota kelahiran saya. Banyak gerai makanan yang menjajakan ramen. Saya sendiri sudah pernah membuat ramen dengan berbagai rasa, silahkan contek salah satu resepnya di sini. Kunjungan saya ke beberapa negara pun kerap memesan ramen, namun yang menjadi favorit saya adalah menikmati ramen di Amsterdam. Cek artikelnya di sini.

Restoran yang saya kunjungi di Linz, Austria ini banyak digemari remaja. Kami berdiri antri memesan bersama dengan para remaja yang juga pecinta makanan jepang juga. Ramen yang saya pesan ini adalah ramen kering tak berkuah tetapi sudah berbumbu. Ada tambahan sayur yang saya tak paham apa. Lalu kemudian topping ramen yang disajikan adalah ebi tempura yang sangat crispy, semacam udang yang digoreng dengan tepung berbumbu. Ramen yang saya pesan pun rasanya memuaskan.

Beralih ke menu pesanan suami saya yakni furikake bowl. “Furu” dimaksudkan nasi yang diberi bumbu dan “kakeru” dimaksudkan ditutupi bagian atasnya. Nasi berbumbu khas masakan Jepang ini kemudian dinikmati dengan grilled salmon. Alternatif lainnya adalah telur, sayuran dan shiso. Furikake ini menggunakan beras sushi sehingga tekstur nasi yang digunakan jelas berbeda dengan nasi yang biasa saya nikmati.

Soal rasa pesanannya, suami memuji masakan yang dipilihnya. Jujur makanan ini rasanya sederhana dan tak besar porsinya, tetapi cukup mengenyangkan. Kadang saya berpikir ini bisa seperti nasi ketan ala Betawi yang kerap saya beli dulu di Jakarta karena beras ketan teksturnya mirip dengan beras sushi yang dipakai dalam furikake ini.

Begitulah hasil pengalaman kami menikmati masakan dari negeri matahari terbit ini. Siapa tahu anda tertarik mempraktikkannya di rumah atau berburu di restoran khas Jepang.

Apakah anda pernah mencoba furikake atau ramen juga?

5 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.