Linderhof Palace (3): Königshäuschen, Rumah Bersejarah Awal Mula Bagaimana Istana Direncanakan

Linderhof Schloss dari taman terdepan.
Lukisan tentang Königshäuschen di masa lalu.
Tampak samping.
Tampak depan.

Usai berkunjung ke Rumah Maroko, kami menuju Königshauschen yang letaknya pun tak jauh. Tempat ini pun bisa dijangkau sebelum istana Linderhof. Königshauschen pun belum pernah saya kunjungi saat saya tiba pertama kali di Linderhof Schloss di musim winter. Karena penasaran, kami pun segera beranjak menghampiri rumah bergaya Bavaria umumnya. Rumah itu memiliki bangunan setengah tembok dan setengah kayu.

Saat kami datang, ada petugas penjaga di muka rumah. Lalu ada petugas yang menjual tiket masuk. Rupanya ini semacam museum yang dikenakan biaya wajib, diluar tiket masuk Linderhof Palace. Saya lupa harganya karena kami memutuskan untuk tidak masuk ke dalam. Lagi pula kondisi saat ini mewajibkan pengunjung dalam jumlah yang tak banyak di dalam museum. Beberapa orang tampak duduk di bangku yang disediakan di depan rumah. Entah, apakah mereka menunggu giliran masuk atau mereka hanya sekedar duduk setelah masuk museum?

Tangan saya pun mulai mencari tahu keberadaan rumah ini dengan istana yang dituju. Wow, rupanya rumah ini menjadi cikal bakal berdirinya royal villa bagi Raja Ludwig II dari Bavaria. Rumah ini bukan sembarang rumah biasa. Letaknya memang di antara pegunungan dan hutan, namun justru rumah ini memiliki tujuan. Rumah ini dulu menjadi pondok berburu bagi para bangsawan. Jelas bangunan ini sudah berdiri ada, sebelum Linderhof Palace.

Taman di sekitarnya.
Papan informasi di muka.

Bangunan ini telah ada sekitar abad 18, dimana ayah Raja Ludwig II dari Bavaria sering juga berada di sini. Informasi lain menyebutkan bahwa di sini, Königshauschen, menjadi tempat pendirian Linderhof Palace. Mereka merencanakan rumah peristirahatan yang indah, yang dikelilingi panorama pengunungan Alpen.

Detil informasinya mungkin bisa saya dapatkan seandainya saya masuk ke dalam rumah yang kini dijadikan museum tersebut. Sayangnya kami hanya berada di luar rumah sembari membayangkan suasana abad 18 dan abad 19 di tempat itu. Sisi samping rumah terdapat miniatur taman yang sengaja dibentuk indah.

Lepas dari Königshauschen, kaki kami melangkah lebih dekat dengan Linderhof Palace. Apa itu Linderhof Palace? Silahkan cek artikel saat saya datang pertama kali di musim dingin di sini.

Simak cerita saya selanjutnya!

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.