Gmunden am Traunsee, Austria (2): Kota Keramik Jadi Tujuan Wisata Sejak Tahun 1800-an

Menara keramik di pusat kota.
Promenade ini telah ada sejak tahun 1800-an.
Taman kota.
Salah satu gereja di sini.
Tertulis “Stadrecht” tahun 1278.

Cerita saya yang pertama adalah schloss ort, yakni kastil yang kerap dijadikan perhelatan pernikahan seperti yang saya jelaskan. Schloss ort menjadi bagian pariwisata kota Gmunde, apalagi sejak muncul serial televisi yang mengambil latar belakang di kastil ini. Pemandangan kastil di tengah danau dengan latar belakang pegunungan membuat banyak wisatawan senang berkunjung ke sini.

Selanjutnya bagaimana Gmunden bisa dianggap kota, tapi tak sebesar kota pada umumnya. Di gerbang kota tercatat ‘Stadtrecht’ pada tahun 1278. Kota yang terletak di selatan Austria lebih banyak dikenal sebagai lalu lintas perdagangan garam. Letaknya berada di area Salzkammergut di Austria, yang banyak menghasikan garam dan kontur pegunungan yang alami seperti Hallstatt yang sudah mendunia. Setelah dari Hallstatt, kami mampir ke sini sejenak menikmati kota yang sudah dijadikan rekreasi warga Jerman dan Austria sejak abad 19.

Gmunden telah lama dijuluki sebagai kota keramik karena terdapat pabrik produksi keramik yang berkualitas. Produksi keramik di kota ini sudah ada sejak tahun 1492. Wow banget! Jika anda datang ke sini, jejak langkah anda sudah dipandu menuju ke museum keramik yang juga ada di Gmunden. Di museum keramik anda bisa mendapati informasi sejarah pembuatan keramik atau kerajinan tembikar dan jangkauan pasar keramik. Beberapa produk keramik menghiasi jalan utama kota ini, bahkan ada menara keramik yang jadi icon kota sesuai julukan kota ini.

Buatan keramik di sini unik dan berkualitas karena handmade alias buatan tangan. Produk keramiknya yang disebut porzelen dalam bahasa Jerman banyak dikenal di Jerman dan bangsa Eropa umumnya. Kini pabriknya telah menyerap ratusan tenaga kerja yang menghasilkan sekitar lima ribu keramik tiap hari. Seiring jaman, keramik dari kota ini pun bisa disesuaikan dengan penggunaan microwave dan mesin cuci piring yang jadi kebiasaan rumah tangga moderen Eropa.

Naik kereta gantung.
Bisa pakai ini untuk keliling kota.
Semacam kapal wisata keliling danau.
Kota tepi danau Traunsee.

Selain sebagai kota keramik, Gmunde ini sudah dijuluki sebagai kota Spa sejak tahun 1862. Saya hanya bisa membayangkan kota ini sudah lama dikenal sebagai tujuan wisatawan sejak dulu kala. Bahkan abad 19 saja banyak orang datang ke sini hanya untuk merasakan sensasi spa yang bermanfaat untuk kesehatan itu. Pesona kota Gmunde pun tak pernah sepi pengunjung apalagi di musim panas saat kami datang.

Kota cantik ini pun dikenal dengan alam yang berada di sekitarnya. Pegunungan dan danau Traunsee menjadi simbol pariwisata kota ini. Kota yang berpenduduk sekitar lima belas ribu orang ini telah memiliki promenade, area pejalan kaki pinggir danau yang indah sejak tahun 1800-an. Hotel pun telah ada di kota ini pada masa itu. Bagi wisatawan yang suka nature, ada tawaran tur jejalah alam dan geologi di sini. Sedangkan bagi mereka yang suka culture, datang saat Festival Salzkammergut.

Sementara kami memilih naik kapal wisata berkeliling danau hingga ke Ebensee.

Bagaimana pengalaman kami menikmati tur keliling danau di sini? Nantikan cerita saya selanjutnya ya!

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.