Makanan Khas Jerman (74): Fischbrötchen und Backfischtüte, Jajanan di Pasar Ikan Hamburg

Seelachs adalah salah satu dari Fischbrötchen.
Backfischtüte, yakni semacam fish and chips.

Bagaimana rasanya makan ikan dengan kentang goreng atau roti? Pengalaman ini pertama kali terasa aneh bagi saya yang suka makan ikan dengan nasi putih tentunya. Namun pengalaman ini akhirnya mengajarkan saya bahwa ternyata enak juga makan ikan dengan roti atau makan ikan dengan kentang goreng, silahkan cek artikel pada link yang ditautkan. Pengalaman berbeda ini saya alami sejak saya berada di Jerman. Seperti yang saya alami saat saya dan suami menyambangi pasar ikan yang terkenal di kota Hamburg.

Salah satu destinasi wisata bila anda berkunjung ke Hamburg adalah mengunjungi pasar ikan yang disebut dalam bahasa jerman sebagai “Fischmarkt”. Berbagai informasi seputar pengolahan ikan dan distribusi penjualannya bisa didapat di sini. Tentang pasar ikan di Hamburg, saya buat cerita terpisah. Kini saya bagikan pada anda bagaimana pengalaman jajanan yang kami beli di sana.

Sebagai pengunjung, anda bebas memilih berbagai rasa restoran yang menjual makanan laut yang ada di sini. Ada restoran bergaya western dengan taste yang tentu berbeda dengan restoran bergaya eastern dalam mengolah makanan laut. Ada bumbu dan rasa yang berbeda tentunya. Namun akhirnya saya dan suami memilih jajanan ikan yang ditawarkan di salah satu restoran di situ. Dalam hitungan menit, pesanan pun sudah bisa langsung dinikmati.

Tampilan dan harganya.

Suami saya memesan fischbrötchen, yakni makan ikan dengan roti. Istilah ini dalam bahasa jerman ditemukan seperti burger ikan atau roti yang diselipi ikan. Ada berbagai pilihan fischbrötchen, salah satunya yang dipilih oleh suami adalah seelachs. Ini adalah roti yang diisi dengan ikan salmon fillet yang sudah dimasak sebelumnya. Seperti yang anda lihat, ada selipan ikan salmon yang tampak segar, daun salada air dan acar bawang merah.

Sedangkan saya memilih backfischtüte yang tampak menggoda di papan informasi menu restorannya. Ini semacam fish and chips yang mungkin terdengar sudah populer bagi anda. Potongan ikan tanpa tulang dibalut tepung kemudian digoreng dalam minyak panas hingga matang. Untuk menikmatinya, ada kentang goreng yang dibungkus dalam pembungkus kertas, yang disebut “tüte”. Kemudian ada irisan lemon yang bisa dicampurkan bersamaan sesuai selera pembeli. Terakhir, pembeli bisa memilih saus mayonnaise atau saus tomat.

Begitulah rasanya menikmati makan ikan dengan roti atau kentang goreng. Setidaknya anda tak perlu banyak kreasi bumbu dalam menikmati cara makan ikan dengan roti atau kentang goreng ini. Semua tergantung pada selera anda menikmati makan ikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.