Hamburg (1): 7 Alasan Wajib Berkunjung untuk Berwisata

Kota Hamburg, akhirnya!
Wisata keliling pakai kapal di area pasar ikan.
Area Reeperbahn yang buat wisatawan penasaran.

Ada 16 negara bagian di Jerman. Saya sudah menjangkau dari barat ke timur dan kini bagian utara. Saya sendiri tinggal di Bavaria dan berada di area bagian paling selatan di Jerman. Bagian utara yang saya jelajah kali ini adalah kota Hamburg. Di sini mereka mengenalnya Hansestadt Hamburg (HH), yang jadi plat mobil warga Hamburg yakni HH. Hansestadt dibentuk sejak abad pertengahan yang bertujuan untuk menggiatkan perdagangan antar wilayah dan mencapai kesejahteraan lewat transportasi laut. Tak hanya Hamburg, ada beberapa kota di Jerman juga seperti Bremen, Rostock, dan lainnya yang jadi liga kota perdagangan laut ini.

Kota Hamburg berada sekitar 7 – 8 jam dengan kendaraan pribadi dari rumah tinggal kami yang terletak di selatan negara Jerman. Ada nuansa berbeda bagi kami yang tinggal di Bavaria, area pegunungan dengan wilayah utara Jerman seperti Hamburg yang berada dekat laut. Nanti saya juga akan bercerita mampir sebentar ke Rostock, kota pelabuhan seperti Hamburg juga yang sempat kami sambangi. Kota Hamburg memiliki pesona tersendiri yang kemudian saya bagikan kepada anda, mengapa anda wajib berkunjung ke Hamburg.

1. Kota pelabuhan

Foto dari teras Hafenterasse dan tampak Elbphilharmonie.

Hamburg dikenal sebagai kota pelabuhan terbesar di Jerman dan kota pelabuhan tersibuk ketiga di Eropa, setelah Roterdam di Belanda dan Antwerpen di Belgia. Kami sudah mengunjungi dua kota tersebut meski cuma mampir sebentar. Pesona kota pelabuhan dengan kapal penumpang dan kapal barang hilir mudik yang membuat kota ini tak pernah sepi dari turis mancanegara dan wisatawan domestik seperti kami. Kota ini dilalui sungai Elbe dan bermuara di laut North Sea atau Nord see yang membuat kota pelabuhan ini tampak cantik siang atau malam.

Lokasi Hamburg yang strategis sebagai gerbang masuk dunia ke Jerman, Raja Frederick I telah menjadikan kota ini sebagai kota perdagangan sejak abad 12. Jika anda datang ke pasar ikan (=Fischmarkt Hamburg) maka anda mendapati sejarah bagaimana kota pelabuhan ini berkembang pesat dari masa ke masa. Kini kota ini menjadi pintu gerbang dunia ke Jerman lewat transportasi laut.

2. Pasar ikan

Petunjuk informasi distribusi ikan.
Fischauktionshalle, tempat penjualan ikan.

Pasar ikan menjadi tujuan pertama kami setiba di Hamburg. Sayangnya keramaian pasar ikan itu terjadi saat subuh atau pagi hari sekali dan kami melewatkan itu. Di pasar ikan ini terdapat banyak restoran yang menyediakan makanan sea food dengan berbagai variasi dan selera rasa. Anda bisa memilih makanan tersebut sesuai budget. Semula saya berpikir saya akan menemukan pasar ikan yang basah, bau amis dan tak nyaman keberadaannya. Ternyata saya salah, pasar ikan berusia ratusan tahun ini terkelola baik dan kerap menjadi tujuan wisatawan di Hamburg.

Tak ada tiket masuk untuk berkunjung ke pasar ikan. Sebaiknya datang di malam hari atau subuh sehingga anda bisa merasakan keramaian itu. Di sini juga anda bisa merasakan langsung sensasi ikan mackerel atau ikan kembung yang terasa lezat dan masih segar. Nikmati fishbrötchen seperti yang pernah kami nikmati sambil mungkin sayup-sayup ada alunan live music di ujung sana. Jangan khawatir jika anda tak suka makan ikan, di sini tersedia ragam makanan lainnya juga kok. Setidaknya pasar ikan di Hamburg adalah pasar ikan moderen yang berbeda.

3. Kota terbesar kedua di Jerman

Kota pelabuhan sekaligus kota metropolitan.

Kota Hamburg menduduki tempat ketujuh terbesar di area Uni Eropa. Kota yang berkembang pesat sebagai kota metropolitan ini merupakan negara bagian tersendiri di Jerman dan menempati sebagai kota kedua terbesar setelah Berlin. Tentang Berlin sebagai ibukota Jerman, saya ceritakan terpisah. Kota Hamburg memiliki populasi penduduk mencapai 1,8 juta orang sehingga tumbuh menjadi kota besar yang multietnis.

Meski tidak setua kota Trier di Jerman, Hamburg tercatat pernah ada sejak tahun 800-an. Nama Hamburg berasal dari kata “burg” yang berarti dalam bahasa jerman sebagai benteng pertahanan. Pada saat keberadaan kota Hamburg, benteng pertahanan dibangun untuk menahan serangan bangsa Slavic dan Viking. Tentang bangsa Viking, saya jelaskan terpisah saat saya berada di Swedia. Kini kota Hamburg menjadi pusat perdagangan tersibuk dan tujuan wisatawan. Ada kota tua, Alstadt Hamburg dan kota moderen perkantoran yang menjadi home office bagi perusahaan dunia. Semua ada di Hamburg.

4. Dijuluki “Speicherstadt”

Hamburg yang dilalui kanal dan gudang penyimpanan logistik.
Columbus Haus, area perkantoran di Hamburg.

Tidak hanya Hamburg sebagai kota pelabuhan sehingga begitu cantik, melainkan kota ini terdiri dari banyak kanal yang dilalui sungai Elbe. Di area seluas 26 hektar ini dibangun area gudang terbesar dunia. Kata suami saya, itu sebab area yang kami kunjungi ini disebut “Speicherstadt” atau kota penyimpanan. Area ini dibangun sejak tahun 1883 dan membuat Hamburg semakin cantik seperti Amsterdam di Belanda, yang pernah kami kunjungi.

Dahulu area yang berada di sekitar kanal-kanal ini merupakan tempat penyimpanan logistik dan hasil rempah perdagangan. Kini area ini menjadi kota moderen seperti perkantoran, area rekreasi dan relax time bagi warga kota Hamburg. Gedung lama dan bangunan baru memenuhi area ini. Warga bisa menikmati pemandangan laut dengan area publiknya yang nyaman. Seperti yang kami lakukan, menikmati manisan yang dijual di situ sembari duduk di depan Elbephilharmonie. Indah sekali!

5. Teater, Kabaret hingga Musical Boleuvard Lengkap

Gedung teater dan drama musikal dari kejauhan.

Apakah anda suka pertunjukan seni semacam teater, kabaret atau drama musikal? Hamburg tempatnya. Pengunjung kota Hamburg akan mendapati berbagai macam hiburan seni yang memang memukau penonton. Bahkan di sini ada pula pertunjukkan teater untuk anak-anak, orang dewasa atau teater dengan tema khusus. Begitu pun pencinta drama musikal yang menghibur wisatawan. Saya rasa tak ada kota seperti Hamburg di Jerman yang begitu lengkap menawarkan hiburan yang diinginkan. Itu sebab, kota ini patut dikunjungi.

6. Area Hiburan Reeperbahn

Obladi Oblada, grup legendaris di depan area Reeperbahn.
Mannerstrasse, jalan khusus yang dilarang untuk perempuan dan mereka dibawah 18 tahun.

Masih soal hiburan, tentu bagi yang ingin mendapatkan hiburan orang dewasa bisa datang ke distrik St. Pauli, tepatnya Reeperbahn. Kami datang di siang hari yang tentu tak banyak keramaian yang bisa dilihat. Reeperbahn bisa disebut red light district bagi yang memerlukannya.

Hal menarik di area ini adalah ada tempat hiburan khusus untuk perempuan saja. Sisi lain khusus bagi pria, satu jalan yang tertutup untuk para perempuan dan mereka yang masih dibawah 18 tahun. Di sini hanya para pria yang boleh masuk, bila perempuan tetap nekat masuk maka bersiaplah akan ada kejutan menanti anda. Mungkin seember air untuk menyiram anda sebagai perempuan yang tetap datang masuk, katanya. Saya sendiri tidak berani mencoba. Jadi saya pun tak tahu seperti apa di dalam dan hanya mendokumentasikam dari luar saja.

7. Temukan wisata Miniatur, Kebun Binatang hingga Museum Maritim

Museum Schiff di hafenterasse.

Lebih dari enam alasan di atas, Hamburg adalah surga bagi para wisatawan yang ingin berlibur. Wisata keluarga seperti kebun binatang yang tersedia dengan tiga jenis tempat yang menarik untuk dikunjungi. Lainnya yang menjadi wisata keluarga adalah Miniatur Wunderland, yang menjadi rumah bagi miniatur dunia. Ada tiket masuk untuk pengunjung orang dewasa dan anak-anak. Miniatur ini bisa jadi pilihan wisatawan kapan saja, tanpa mengenal musim.

Tempat menarik lainnya yang wajib dikunjungi adalah gereja Michel, yang sudah tak aktif tetapi menjadi museum menarik dikunjungi. Gereja ini sudah tinggal puing yang terbakar. Menara gereja setinggi 132 meter memang mendominasi pemandangan kota Hamburg, sayangnya gereja ini kini menjadi museum dengan membayar tiket masuk. Masih seputar museum, yakni museum internasional maritim yang telah ada sejak tahun 2008. Terakhir museum yang menarik dikunjungi adalah museum kapal dimana anda bisa menikmati makanan lezat di atas kapal sembari menyaksikan panorama kota Hamburg dari kapal.

Kesimpulan

Begitulah pengalaman kami mengunjungi kota Hamburg yang memiliki pesona tersendiri sebagai kota pelabuhan. Ini bisa menjadi pertimbangan anda bahwa ada banyak tempat di Jerman yang begitu menarik disambangi bila anda ingin berkunjung ke Jerman.

2 Comments

    1. Iyak, waktu ke Hamburg itu jalur kami juga, kami berkendara ke Hamburg kemudian nyeberang ferry ke Kopenhagen. Cerita seru di Kopenhagen aku susul nanti. Pastinya kami ingin datang lagi ke Hamburg. Christkindlmarkt di Jerman memang mempesona, kabarnya tahun ini ditiadakan karena pandemi, aku blm tahu apakah sudah deal keputusannya, bisa jadi tak ada lagi pasar malam natal tahun ini 😦

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.