Ilustrasi.

Ini adalah reblog dari artikel yang sudah tayang pada 1 Desember 2016.

_______________________________________

Hari Minggu ini seluruh Gereja Katolik di seluruh dunia sudah memasuki masa Advent pertama. Masa Advent termasuk dalam agenda liturgi untuk mempersiapkan Natal. Jerman adalah salah satu negara dengan mayoritas warganya merayakan Natal. Hari Raya Natal di Jerman menjadi tradisi yang meriah diselenggarakan tiap tahunnya.

Meski krisis pandemi belum berlalu di Jerman, tetapi Advent seperti memberikan HARAPAN BARU agar kita semua bisa melewatinya dengan baik. Semarak dekorasi Natal dan keriaan yang dimulai di Jerman pada tahun ini pun memberi nuansa berbeda, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dan lilin Advent pertama sudah dinyalakan pada hari ini.

Tradisi Natal diawali dengan adventkranz atau yang disebut lilin Advent. Adalah empat buah lilin yang dipasang sebagai simbol empat minggu masa adven menjelang Natal. Berarti minggu pertama ini, satu lilin sudah dinyalakan, begitu seterusnya hingga minggu ke-empat.

Sejarah

Adventkranz berawal dari inisiatif seorang guru katekis (semacam guru agama) yang bernama Johann Wichern pada tahun 1839. Dia mengajak anak-anak dan remaja yang tinggal di asrama yatim piatu untuk mempersiapkan Natal. Dia meminta mereka membuat 4 lilin besar dan lilin kecil diantara lilin besar lalu dihias seperti pohon natal. Lilin besar akan dinyalakan sesuai minggu perayaan adven.

Seiring berjalannya waktu tradisi penyalaan lilin yang menandai Minggu Advent diterima dan dilaksanakan pertama kalinya di Gereja Katolik tahun 1925 di Köln. Lalu lima tahun kemudian tradisi Adventkranz juga diikuti Gereja Katolik di München. Kini tradisi ini menjadi bagian masa Advent Gereja Katolik di seluruh dunia.

Tradisi keluarga

Jerman adalah bangsa yang family oriented. Terbukti, hampir setiap keluarga Jerman yang merayakan Natal memiliki Adventkranz. Suami saya bercerita bagaimana dulu setiap penyalaan lilin yang menandai Minggu Advent maka keluarga dan anak-anak berkumpul lalu berdoa. Ada pula keluarga yang menyanyikan lagu-lagu advent.

Penyalaan Adventkranz mempererat tali silahturahmi anggota keluarga menjelang Natal. Natal di Jerman seperti momen bagi keluarga untuk berkumpul kembali. Tradisi makan bersama atau sekedar menikmati kehangatan glühwine untuk melawan dinginnya Desember bisa dilakukan. Lagu-lagu Natal diperdengarkan. Dekorasi Natal pun disiapkan di rumah. Tak lupa hadiah Natal untuk anggota keluarga menjadi tradisi yang tak terlupakan.

Bagaimana Adventkranz di Indonesia?

Di Indonesia keluarga saya tidak membuat tradisi adventkranz. Saya hanya menjumpai di Gereja saja. Inilah uniknya bahwa kini tradisi hari raya keluarga saya bertambah dari budaya suami.

Lilin Advent pertama sudah dinyalakan. Ini seperti memberi HARAPAN buat kita semua. Tetaplah berharap kepadaNya.

Selamat memasuki masa Advent bagi anda yang merayakannya!