Denmark (4): 5 Alasan Datang ke Nyhavn, Tempat Populer Turis di Kopenhagen

Nyhavn nomor 17.
Jangkar kapal.
Dipenuhi kapal kayu, rumah bewarna cerah dan kanal melengkapi suasana Nyhavn.

Kopenhagen memiliki pesona tersendiri bagi wisatawan yang datang. Pesonanya tampak jelas dan begitu indah pada foto-foto kebanyakan turis yang menandai keberadaan mereka yang sedang berada di Kopenhagen. Selain patung “The Little Mermaid” yang sudah saya bahas, masih ada satu lagi tempat populer yang sering jadi tujuan wisatawan. Ya, Nyhavn sebagai dermaga komersial yang biasanya berisi kapal dan latar rumah-rumah Eropa yang berwarna-warni.

Bagian depan area Nyhavn ditandai dengan jangkar kapal. Seperti ingin memberitahukan bahwa Nyhavn adalah dermaga atau habour. Area ini berkembang sejak abad 17 yang dikembangkan sebagai entertainment district dimana banyak kapal berlabuh. Nyhavn dikenal juga sebagai area kanal yang lokasinya dekat dengan laut dan pelabuhan kapal-kapal besar.

Sayangnya kami datang tidak di musim panas. Namun Nyhavn tetap mempesona bagi kami. Kami berkunjung pada hari berikutnya di hari Minggu, dimana banyak warga senang jogging, lari pagi atau membawa anjing peliharaan mereka berjalan di sekitar situ. Sementara kafe dan restoran masih beranjak untuk beroperasi di Minggu siang.

Berikut ini 5 alasan mengapa banyak turis senang datang ke sini.

1. Dermaga, kapal dan rumah 5 lantai

Sayangnya kami datang saat Kopenhagen baru saja diguyur hujan.

Nyhavn disebut warga yang dapat diterjemahkan menjadi pelabuhan baru, yang dibuka pada abad pertengahan ketika jalur perdagangan mulai menembus Denmark dan Swedia masa itu. Raja Denmark bermaksud menjadikannya tempat ini sebagai titik sentral dan strategis untuk jalur kapal kayu yang datang. Abad 17 Nyhavn mulai ramai dikenal warga, meskipun dahulu tempat ini tampak kumuh dan tak menarik seperti sekarang.

Dermaga dan kapal kayu menjadi ciri khas Nyhavn. Keramaian mendatangkan pundi-pundi bisnis tersendiri. Munculnya rumah-rumah berwarna cerah 5 lantai yang dihuni pendatang dan armada kapal membuat jalur ini semakin menarik untuk dijadikan area tinggal. Buktinya HC Andersen pun pernah tinggal di situ. Hotel, restoran, kafe dan bar melengkapi keramaian Nyhavn di situ. Tahun 1977 area ini hanya dijadikan sebagai museum pelabuhan dan diperuntukkan bagi kapal veteran saja.

Aktivitas perdagangan pun dialihkan ke pelabuhan yang lebih besar. Meski aktivitas perdagangan mengalami penurunan, namun Nyhavn tetap ramai dikunjungi. Area kuliner yang masih bertahan hingga sekarang dan pemandangan cantik tak lekang waktu, membuat siapa saja akan tetap datang ke Nyhavn. Anda bisa memotret keberadaan anda di Kopenhagen hanya mengambil latar belakang Nyhavn pun sudah cukup.

2. Rumah tinggal HC Andersen

Dalam jajaran rumah di seberang, bisa jadi adalah rumah yang disewa HC Andersen. Saya lupa tepatnya yang mana.

HC Andersen adalah tokoh penulis dunia yang dikenal dengan berbagai cerita dongengnya untuk anak-anak. Ia dikabarkan pernah tinggal di area Nyhavn di beberapa tempat. Namun yang paling dikenal adalah saat beliau tinggal di rumah nomor 20. Di situ, HC Andersen dikabarkan berhasil menuliskan dongeng kenamaan seperti The Tinderbox.

Informasi lain menyebut, HC Andersen tinggal di rumah nomor 67 pada tahun 1848 – 1865. Kabarnya ia menyewa tiga kamar di situ. Bukti lain menyebutkan bahwa HC Andersen kerap menyebut nomor 67 dalam korespodensinya pada berbagai kenalannya. Ia juga sempat mencurahkan perasaannya tentang kondisi rumah yang ia tempat saat itu. Kini rumah tersebut dijadikan kafe yang juga ramai dikunjungi wisatawan.

Saya sendiri tidak sempat menyambangi rumah tersebut. Mungkin saya memang tidak jeli memperhatikan tiap rumah yang ada di situ. Katanya, rumah berwarna putih dan bertuliskan kafe HC Andersen. Ya, mungkin lain kali saja saya mampir.

3. Area kuliner dengan pemandangan indah

Jajaran tempat menikmati kuliner dengan berbagai citarasa.

Di sini banyak tersedia restoran dengan citarasa terbaik di Kopenhagen, seperti restoran yang mendapat penghargaan tingkat dunia. Anda bisa melihatnya dari gerai penghargaan yang dipamerkan restoran. Soal rasa kuliner, anda bisa merasakan langsung bagaimana kelezatan makanan laut seperti chips and fish misalnya.

Lainnya menyebut bahwa Nyhavn menawarkan pemandangan yang indah. Di musim panas, orang senang mengabadikan langit biru, warna cerah latar belakang dan kapal kayu yang menambah suasana menikmati secangkir kopi di sini. Sedangkan panorama menarik lainnya adalah menikmati kuliner sambil mengamati pemandangan sunset. Wah, ide ini sayangnya kami lewatkan karena memang kondisi saat kami datang mendung bergelayut dan langit tampak tak cerah.

4. Area hiburan

Dahulu jembatan itu adalah jembatan kayu.

Sejak dibuka sebagai pelabuhan baru pada abad 17, Nyhavn pun semakin dikenal menjadi entertainment district. Kehadiran armada kapal, para pedagang dari luar Denmark hingga aktivitas bongkar muat kapal menjadikan Nyhavn menjadi area yang tak pernah sepi. Keberadaan bar dan hotel membuat area ini begitu terbuka bagi siapa saja di sini.

Wilayah ini selalu ramai meski aktivitas perdagangan hanya untuk lokal saja. Keramaian Nyhavn dari tetap terasa bahkan hingga menjelang pagi hari. Warna-warni lampu di sela-sela kanal dan area kuliner yang masih tersedia di malam hari membuat pengunjung tak pernah merasa kesepian di sini.

5. Titik keberangkatan wisata naik perahu

Canal boat tour.

Terakhir adalah alasan turis yang datang karena ketersediaan jalur menggunakan perahu berkeliling Kopenhagen. Titik keberangkatan untuk naik wisata perahu ada di beberapa titik di Kopenhagen. Salah satunya adalah di Nyhavn yang sempat kami sambangi. Ini mengingatkan kami saat kami mengikuti canal tour di Amsterdam beberapa waktu lalu.

Ada berbagai pilihan wisata dengan canal boat tour ini. Mulai dari ketersediaan WLAN selama tur, bahasa pengantar bahasa inggris hingga penyajian kuliner selama tur. Pilihan lain juga bisa dimulai dari kisaran durasi tur, paket hemat keluarga hingga jalur tur yang akan dilewati. So, bagi anda yang ingin berwisata ke Kopenhagen suatu saat nanti, bisa memasukkan ide ini sebagai itinerary.

Kesimpulan

Itu tadi lima alasan yang saya amati selama kami berada di Nyhavn. Informasi di atas bisa menjadi pertimbangan dan alasan anda untuk mampir sebentar ke Nyhavn. Siapkan kamera anda, karena ada banyak spot menarik di Nyhavn yang mendokumentasikan keberadaan anda di Kopenhagen.

Selamat berhari Minggu dan selamat memasuki Minggu Advent kedua bagi yang merayakannya!

3 thoughts on “Denmark (4): 5 Alasan Datang ke Nyhavn, Tempat Populer Turis di Kopenhagen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.