Berlin (2): The Victory Column, Monumen Terkenal yang Jadi Simbol Kemenangan dan Tempat Wajib Turis

The Victory Column di Berlin.

Jika anda suka mengamati dunia hiburan seperti film dan musik, anda bisa jadi mengenali monumen terkenal yang berada di ibukota Jerman ini. Monumen ini kerap muncul dalam sisipan video klip atau adegan film. Monumen yang jadi landmark kota Berlin ini begitu terkenal, tidak hanya penampilannya yang indah tetapi filosofi dan sejarah yang melatarbelakanginya. Pantas saja jika The Victory Coloumn atau “Die Siegessäule” menjadi tempat populer para turis bila berada di Berlin.

Pada akhirnya, kami pun menyambangi Berlin dan memotretnya dari kejauhan. Kami memang tidak sedang berlibur di Berlin dalam kondisi pandemi seperti sekarang. Namun jepretan kamera pun berhasil merekam keindahan landmark kota Berlin ini, dengan patung keemasan berada di puncak. Rasanya kami akan datang lagi, untuk menyambangi dan melihat panorama langit biru kota Berlin di masa mendatang.

Die Siegessäule dikenal dalam istilah internasional sebagai “The Victory Column” bila mendapati peta destinasi wisata kota Berlin. Untuk menyambanginya anda bisa membayar tiket masuk agar bisa melihat birunya langit kota terbesar di Jerman ini, Berlin. Meski tinggi monumen tidak lebih dari 70 meter, tetapi bangunan ini memiliki arti tersendiri terutama patung keemasan yang berada di puncak.

Di puncaknya bila diamati secara detil, tampak perempuan bersayap yang diyakini dalam mitologi Yunani sebagai dewi kemenangan. Tangan kiri memegang tongkat dan tangan kanannya memegang mahkota daun yang khas.

Semuanya tampak berkilauan emas dari kejauhan. Filosofi ini yang kemudian menjadi inspirasi desain pembuatannya setelah Prusia (=sebutan wilayah kekuasaan Jerman jaman dulu) berhasil mengalahkan lawan-lawannya.

Lebih dekat.

Patung simbol kemenangan ini berdiri sejak tahun 1870-an yang diberi nama “Die Siegessäule” dengan kata Sieg diterjemahkan sebagai kemenangan (=victory, dalam bahasa Inggris). Berbagai peristiwa bersejarah telah dilewati monumen ini. Namun yang berkesan bahwa monumen ini tidak mengalami kerusakan yang parah saat perang dunia.

Ada sekitar dua ratusan anak tangga untuk naik mencapai menara agar bisa memotret keindahan pusat kota Berlin dari atas. Turis akan melihat panorama geometris dan sudut kota Berlin yang indah. Kemudian diikuti pilar bergaya neo-klasik yang bisa dijangkau turis dan tempat beristirahat.

Begitulah cerita singkat bagaimana landmark kota Berlin ini menjadi wajib dikunjungi turis. Bisa jadi informasi ini mengingatkan kembali anda yang pernah ke Berlin atau membawa imajinasi anda untuk tiba di Berlin.

Selamat menjalani akhir pekan bersama keluarga!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.