Taco Express, masak di rumah.

Taco adalah salah satu makanan praktis dari Meksiko, yang sebelumnya sudah pernah dibahas di sini. Saya mendapatkan cara membuat taco dari kenalan asal Meksiko yang juga sama-sama studi di sini. Selain itu, taco juga makanan meriah yang bisa dinikmati bersama-sama orang lain semisal teman.

Taco itu berbagai macam jenis sesuai isian yang dikehendaki penikmatnya. Sementara saya hanya mengenal taco sesuai petunjuk kenalan asal Meksiko dan USA yakni daging sapi giling yang dimasak seperti chili corn carne, jagung pipilan, salad, irisan tomat, kacang merah dan keju. Sambil ngobrol, hidangan taco berada di tengah meja lalu kami mencampurkannya sesuai selera dan menikmatinya langsung ke dalam mulut. Itu sebab saya berpendapat taco itu makanan praktis dan meriah, yang disantap bersama-sama orang lain.

Taco menjadi pilihan bersama kudapan sore saat saya dan kenalan asal USA bertemu dan ngobrol sore. Kudapan yang mengenyangkan untuk kami saat itu. Pertemuan ini tentunya dilakukan sebelum pandemi. Ide ini kemudian menjadi inspirasi saya untuk membuatnya sendiri di rumah. Pembatasan sosial mendorong saya mencoba kreasi masakan di rumah tanpa harus berpergian ke restoran yang selama ini dilakukan.

Menurut pendapat kenalan saya tersebut, taco itu bisa dinikmati sebagai sarapan pagi, makan siang hingga makan malam. Kata mereka, kita bisa menikmati taco kapan pun. Di negeri mereka, bahkan ada hari khusus untuk merayakan taco karena taco memiliki tempat di hati mereka sebagai makanan meriah.

Taco racikan sendiri, anda bisa memasukkan isian apa saja sesuai selera termasuk keju.

Taco itu seperti finger food yang dinikmati tanpa sendok dan garpu. Ini seperti Döner dari Turki atau seperti Vietnamese Spring Roll. Menikmatinya langsung tanpa sendok dan garpu dengan isian yang disesuaikan selera. Sesuai asal namanya, taco sendiri bermakna makanan yang diisikan pada bagian tengahnya.

Saya menyediakan roti taco dan berbagai isian yang saya sukai, tetapi saya tidak menyiapkan keju karena ini saja sudah membuat saya kenyang. Roti taco itu berasal dari tepung jagung yang renyah. Sebelum diisi bagian tengah, roti taco dihangatkan terlebih dulu agar terasa chruchy. Roti taco bisa dibeli dengan mudah dan murah di supermarket di Jerman.

Kebersamaan menikmati taco lintas budaya ini membuat saya belajar bahwa kuliner membawa kita belajar budaya baru. Makanan itu tidak hanya membawa kenangan, tetapi pengalaman untuk memahami satu sama lain. Dengan begitu, saya menceritakannya pada anda tentang taco yang bisa menginspirasi untuk dibuat di rumah.

Selamat mencoba!