Swedia (6): Malmöhus yang Pernah Jadi Kastil, Benteng, Penjara dan Kini Museum

Maket di depan.
Sisi lain dari depan.
Gerbang masuk.
Sisi lain dengan jembatan masuk.

Kota Malmö terletak di bagian selatan dari negara Swedia dan menjadi kota pesisir yang cantik. Kota ini begitu menarik disambangi turis karena kota ini menjadi kota moderen yang tumbuh pesat tanpa melupakan sisi sejarah yang melatarbelakanginya. Sisi moderen contohnya seperti cerita saya sebelumnya tentang love locked point bridge dan masih ada lainnya lagi yang belum saya ceritakan pada anda.

Sedangkan kota tua Malmö pun masih menyimpan cerita tersendiri seperti Malmöhus berikut. Malmöhus bisa dikatakan benteng di tahun 1434 sebagai bagian dari kekuasaan wilayah The Kalmar Union yang terdiri atas kerajaan Denmark, Swedia dan Norwegia pada masa itu.

Berangsur pada abad 16 konstruksi Malmöhus berubah menjadi kastil. Kastil ini diperuntukkan untuk kediaman sementara para bangsawan masa itu.

Kastil pun dirancang dengan gaya arsitektur gothic dan renaissance yang umumnya menjadi arsitektur kebanyakan bangunan di Eropa Barat. Bahkan ada cerita tersedia terowongan khusus yang menjadi jalur penghubung antara Malmöhus dengan gereja Sankt Petri, yang sudah saya ceritakan sebelumnya.

Mini van di depan Malmöhus.
Skulptur di dekat situ.
Bagian dalam.

Pada abad 17 terjadi perang yang mengubah Malmöhus menjadi benteng kembali dan para bangsawan memilih untuk meninggalkannya. Entah bagaimana ceritanya hingga akhirnya Malmöhus pun beralih menjadi penjara yang berlangsung sampai tahun 1914. Namun kini Malmöhus berubah menjadi museum dengan sedikit restorasi.

Menariknya warna merah pada bangunan ini telah ada sejak abad 18 dan tak berubah hingga sekarang. Selain itu bata merah yang mendominasi bangunan juga semakin melengkapi warna merah yang kerap dipandang sebagai ciri rumah-rumah warga Swedia.

Warna merah di Swedia disebut Falu Röda. Mengapa warna merah itu begitu khas pada rumah-rumah orang Swedia? Saya akan ceritakan terpisah.

Begitu tiba di depan Malmöhus, kami disuguhi mini van khas Swedia tahun 1945 yang dihiasi dinding kaca. Kemudian di sana terdapat pula museum yang bisa dikunjungi siapa saja.

Ada juga taman dan skulptur di situ yang menarik. Ada banyak spot berfoto bagi pencinta dunia fotografi. Namun saya memilih untuk melewatkannya dan duduk di sekitar taman saja.

Selamat berhari Minggu!

5 thoughts on “Swedia (6): Malmöhus yang Pernah Jadi Kastil, Benteng, Penjara dan Kini Museum

    1. OMG 🙈 aku tahu itu, tetapi aku salah menuliskannya… Aku sudah perbaiki Mbak Eva…😅 Oh Gosh, sehari ngepost itu hampir nyerah krn lagi siapin bahan ujian pula…

      Tengkyu Mbak Eva. Aku sangat menghargai koreksimu🙏

      Happy Sunday ya!

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.