Kreasi Sendiri (104): Nasi Goreng dan Mie Rebus dari Indonesia tetapi Pakai Gochujang dari Korea Selatan

Setelah saya membahas kuliner dua negara dalam satu piring, yakni nasi kari asal India dengan sea food saus hoisin asal Tiongkok maka saya berbagi lagi masakan Indonesia dan Korea Selatan.

Saya campurkan bumbu tersebut dengan gochujang yang menjadi kreasi rasa tersendiri. Pedasnya pun tidak buat sakit perut, itu pendapat saya. Meski berwarna merah, gochujang memiliki citarasa tersendiri bagi pecinta makanan korea dan makanan pedas.

Ghocujang adalah chili paste dari Korea Selatan yang pernah saya ceritakan sebelumnya dalam artikel terpisah, tentang apa itu ghocujang? Saya jadi tertarik memilikinya di rumah dikarenakan saya tertarik dengan berbagai resep yang bisa diberdayagunakan pakai ghocujang.

Pertama kali saya berhasil mempraktikkan toppokki pakai gochujang ternyata enak sekali. Akhirnya saya berkesempatan praktik lagi memakai gochujang untuk beberapa masakan nusantara seperti nasi goreng dan mie rebus. Bukankah ide kreatif ini menarik, memadukan dua kuliner dari Indonesia dan Korea Selatan sekaligus?

Baca: Tteokbokki atau Topokki, Resep Korean Rice Cake Tambah Mie Rebus Bagi Pecinta Rasa Pedas

Sebagaimana janji saya pada anda untuk membagikan resep gochujang yang mudah dipraktikkan di rumah, maka saya buktikan dengan 2 resep masakan yang mungkin sering anda buat di rumah. Siapa yang tak kenal nasi goreng dan mie rebus rasa ayam asal Indonesia?

Namun bagaimana rasanya jika ada bumbu gochujang yang saya selipkan di atas. Ternyata rasanya tak kalah lezat seperti yang saya harapkan. Bagi pecinta rasa pedas, dua resep berikut bisa anda coba di rumah.

Nasi Goreng Sea Food

Nasi goreng gochujang.

Sengaja saya pilih nasi goreng rasa sea food karena saya sudah membayangkan rasa nasi goreng itu pedas dan sedikit asam. Itu pemikiran saya, sehingga saya pilih saja sea food untuk melengkapi citarasa nasi goreng saya. Tampak hasilnya warna nasi goreng yang merah yang selama ini adalah warna merah cabai, tetapi sekarang adalah warna merah gochujang.

Bahan yang diperlukan seperti nasi yang sudah dimasak, sea food, bawang bombay, sayuran (tauge dan daun bawang) dan bumbu. Pertama, saya masak telur dadar terlebih dulu. Untuk bumbunya adalah satu sendok makan gochujang atau tergantung selera, bawang putih yang dihaluskan, sedikit perasan jeruk nipis, kaldu ayam, soja sauce, saus tiram, kecap manis dan kecap ikan.

Memasaknya pun mudah, sama seperti memasak nasi goreng pada umumnya. Saya masukkan sea food bersamaan memasak nasi goreng agar rasa sea food tidak hambar.

Ada tambahan krupuk dan telur seperti layaknya nasi goreng umumnya. Namun saya sajikan juga nori sebagai dekorasi dan pelengkap. Mantap!

Mie Rebus rasa ayam

Mie rebus rasa ayam pakai gochujang.

Mie rebus ini seperti umumnya mie rebus asal Indonesia lainnya dengan rasa ayam. Suwiran ayam goreng sudah disiapkan terlebih dulu. Kemudian saya rebus mie setengah matang yang kemudian dijadikan satu bersamaan saus bumbu.

Untuk sayurannya, saya pilih segar seperti irisan wortel, daun bawang dan daun ketumbar. Saya juga siapkan telur rebus. Itu semua tergantung selera anda.

Bahan yang diperlukan antara lain mie yang sudah direbus, suwiran daging ayam, sayuran sesuai selera, telur rebus dan saus bumbu. Saus bumbu terdiri atas satu sendok makan gochujag atau sesuai selera, bawang putih dihaluskan, lada bubuk, sedikit garam, kaldu ayam, kecap ikan, sedikit madu, cabai bubuk (jika ingin tambah pedas) dan perasan jeruk nipis.

Cara memasaknya pun mudah. Siapkan panci berisi air. Masukkan saus bumbu, daun bawang dan mie bersamaan hingga matang. Setelah masak, sajikan dengan sayuran sesuai selera, suwiran daging ayam dan telur rebus.

Selamat mencoba!

4 thoughts on “Kreasi Sendiri (104): Nasi Goreng dan Mie Rebus dari Indonesia tetapi Pakai Gochujang dari Korea Selatan

    1. Silakan bu, mudah kok membuatnya tetapi memang ibu harus menyiapkan gochujang terlebih dulu. Warnanya merah tetapi rasanya tidak sepedas yang saya bayangkan. Saya suka juga memberi sedikit perasan jeruk lemon jadi pedas asam.

      Terimakasih Bu Risma sudah mampir🙂

      Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.