Puisi (4): Hidup adalah Belajar

Pada bulan Maret ini, saya tampilkan ulang (=Reblog) karya fiksi berupa puisi setiap Sabtu. Ini adalah puisi dengan judul yang sama dan tayang pada 2 Februari 2014.


Dari sekolah, saya belajar menjadi pandai.

Dari orang lain, saya belajar menjadi arif dan bijaksana.

Dari kegagalan, saya belajar arti kesuksesan.

Dari masa lalu, saya belajar tentang masa kini dan masa depan.

Dari kesalahan, saya belajar tentang kebenaran.

Dari peristiwa buruk, saya belajar berpikir positif.

Dari rasa takut, saya belajar menjadi berani.

Dari menunggu, saya belajar menjadi sabar.

Dari kekurangan, saya belajar arti bersyukur.

Dari kesepian, saya belajar arti persahabatan.

Dari harapan, saya belajar menggapai impian.

Dari keluarga, saya belajar tentang cinta.

Selamat menjalani akhir pekan yang indah bersama keluarga!

4 thoughts on “Puisi (4): Hidup adalah Belajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.