Swedia (8): Kungsparken dan Taman Lainnya di Kota Malmö

Kungsparken di Malmö, Swedia.
Sekitar Kungsparken Malmö, Swedia.

Cerita kami yang berkunjung ke Malmö, Swedia beberapa waktu lalu belum berakhir. Kota Malmö itu memiliki dua sisi sebagai kota moderen dan kota tua. Sebagai kota moderen, anda bisa melihat cerita saya tentang Turning Torso dan Titanic Love Locked Point yang diulas sebelumnya. Lalu perpaduan kota tua dan kota moderen bisa dilihat dari taman-taman yang ada di Malmö.

Taman tidak hanya diciptakan sebagai ruang publik saja, melainkan taman bisa menjadi area yang menarik bagi wisatawan seperti saya. Taman dibangun begitu asri dan luas yang membuat siapa saja nyaman berada di sana. Seperti yang dimaksud adalah Kungsparken. Kungsparken bisa dikatakan sebagai taman tertua juga di Malmö.

Sebagai informasi, kungsparken itu resminya bernama Kung Oscars Park, yang diresmikan sebagai ruang publik tahun 1872. Kebanyakan orang lebih mudah menyebutnya Kungsparken saja. Sesuai namanya, taman ini dibuka oleh King Oscar II dengan area lebih dari 8 hektar. Taman ini termasuk dalam area Malmöhus yang sudah saya ceritakan sebelumnya.

Letak Kungsparken itu bersebelahan dengan Slottparken. Di peta letak kungsparken tampak bersebelahan sehingga buat turis seperti saya begitu membingungkan. Slottparken dibangun sejak tahun 1897. Taman di Malmö seolah tidak hanya menjadi “hutan kota” tetapi juga menjadi area rekreasi tak berbayar bagi warganya.

Taman lainnya di Malmö, Swedia.
Air mancur yang artistik.

Taman lainnya adalah Slottstradtgarden dan Pildammsparken yang juga berada di Malmö. Namun saya tidak bisa membedakan semua itu. Saya hanya senang berada di taman yang asri tersebut sembari mengamati lalu lalang warga. Apalagi saya melihat taman didesain dengan desain dan arsitektur yang mumpuni. Saya suka.

Banyak wisatawan seperti terkesan dengan taman yang tersedia di kota ini. Taman itu seperti oase kota yang membuat siapa saja suka berada di sana. Bahkan abad 19 atau sekitar tahun 1800-an saja, Sang Raja sudah memikirkan landscape kota dengan taman kota untuk warganya. Keren!

Modernitas pun tidak membuat taman luas ini digantikan dengan hutan beton. Taman-taman tertua di Malmö ini tetap exist. Bagaimana pun taman selalu memiliki “hati” bagi warganya. Ini bisa menjadi alasan warganya menjadi lebih berbahagia.

Semoga ini menginspirasi anda mengunjungi taman kota terdekat tempat tinggal bersama keluarga. Menikmati alam yang hijau, mendengarkan suara kicauan burung dan gemericik air mancur atau duduk di rimbunan pepohonan sudah membuat kita rileks sejenak di tengah ketidakpastian situasi pandemi.

Selamat berhari Minggu bersama keluarga!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.