Primrose, Jenis Bunga Cikal Bakal Musim Semi

Bunga Primrose warna ungu.
Bunga primrose warna biru tua.

Musim semi telah tiba di Jerman. Berbagai kesibukan memulai musim semi sudah dimulai beberapa waktu lalu, seperti berkebun dan membuka berbagai perlengkapan yang semula disimpan selama musim dingin. Saya sendiri pernah menuliskan 5 aktivitas yang menandai musim semi pada link yang ditautkan.

Musim semi tak hanya hasil pengamatan saya saja seperti yang dijelaskan di artikel sebelumnya, tetapi ada juga bunga yang menandai permulaan musim semi. Bunga yang saya maksud ini menandai awal musim semi. Itu sebab bunga ini diberi nama “Primrose” yang akan saya bagikan pada anda hari ini.

Saya mendapati bunga primrose dalam berbagai warna yakni ungu, biru tua dan putih. Ketiganya tampak menghiasi taman belakang di rumah yang memang sedang dipersiapkan untuk rencana berkebun tahun ini. Bagaimana pun berkebun yang kami lakukan tidak kami jual atau perdagangkan. Saya pun sudah mulai berburu bunga-bunga apa saja yang tumbuh menghiasi rumah.

Kembali ke bunga primrose yang indah itu, saya mencari tahu tentang bunga ini. Pada akhirnya saya menjadi paham bahwa nama bunga primrose merujuk pada kata bahasa latin yakni “Primus” atau “Prime” yang diartikan sebagai pertama. Dari namanya jelas bunga ini menandai awal musim semi yang bermekaran dan berbunga untuk semua bunga dan tanaman.

Bunga primrose warna putih.

Lalu apakah ada kaitan antara primrose dengan bunga mawar (=rose)?

Prime berarti primus dan rose berarti mawar, namun ini tidak bisa dikaitkan dengan mawar yang umum kita kenal dan masuk dalam Rosaceae. Sedangkan bunga primrose masuk dalam genus Primula vulgaris. Bunga primrose ini bisa disebut sebagai mawar liar karena berada di antara semak-semak, sedangkan mawar sesungguhnya tidak.

Apakah bunga primrose sama dengan bunga evening primrose?

Hal menarik dari primrose berdasar penelusuran saya adalah bunga ini memiliki nama yang serupa dengan bunga evening primrose. Semula saya terjebak dengan nama yang sama karena evening primrose ini bisa menghasilkan minyak yang dikenal di pasaran sebagai Evening Primrose Oil (EPO). Untuk mengkonsumsinya tentu dibuat seperti suplemen makanan yang perlu diperhatikan takaran pemakaian miligramnya agar sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Manfaat EPO yang dihasilkan bunga evening primrose seperti untuk kecantikan kulit yang disebut dermatitis atopik (sejenis eksim), rheumatoid arthritis, sindrom pramenstruasi (PMS), nyeri payudara, gejala menopause, dan kondisi lainnya. Karena baik untuk kesehatan kulit, manfaat EPO bisa juga dimasukkan ke dalam produk yang dioleskan ke kulit. Sedangkan manfaat lainnya bisa dirasakan langsung ke kulit untuk pemakaian luar seperti lotion atau moisturizer.

Apa simbol atau lambang bunga primrose?

Sayangnya bunga primrose yang saya temukan tidak menghasilkan minyak seperti evening primrose. Namun bunga primrose kerap dilambangkan sebagai simbol kehidupan baru, awal baru atau kelahiran karena bunga ini menjadi cikal bakal musim semi.

Lambang lain tentang bunga ini adalah feminitas. Meski begitu ada pesan tersirat dari bunga primrose bahwa kehidupan itu seperti siklus yang berputar dan suatu saat akan berakhir.

Begitulah hasil saya mengamati bunga primrose yang tumbuh liar di belakang hingga menjadi jelas kandungan manfaatnya bagi manusia. Saya yakin anda bisa mengamati hal-hal kecil yang selama ini abai untuk diteliti. Siapa tahu anda bisa belajar juga seperti saya mengenal dunia botani seperti bunga ‘mawar liar’ atau primrose ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.