Lübbenau/Spreewald (2): 6 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Turis

Depan rumah tampak ada pengaturan sumur manual.
Desa yang dilalui fenomena alam ratusan tahun.

Apa yang akan anda lakukan bila berkunjung ke desa wisata? Sekilas desa wisata dipandang hanya menawarkan kultur dan program budaya ala pedesaan. Itu pemikiran saya di awal. Nyatanya tidak! Saya sudah mengumpulkan 6 desa wisata dari penjuru dunia, yang memiliki nuansa berbeda satu sama lain. Sila cek tautan 6 desa wisata yang pernah dikunjungi.

Masih soal desa wisata, melanjutkan cerita saya tentang desa Lübbenau di Jerman yang sudah pernah saya ulas, kini saya beralih ke cerita selanjutnya. Tentu, anda penasaran apa saja yang saya lakukan selama berkunjung ke sana. Bagaimana pun ide ini menjadi cerita petualangan yang seru seperti berada di hutan dan lembah belantara yang menarik.

Anda tidak akan bosan berada di sini. Para wisatawan yang sebagian besar orang Jerman pun tampak sedang menghabiskan liburan bersama kami beberapa waktu lalu. Mulai dari program perahu hingga kuliner yang membuat siapa saja tidak bosan. Lengkap sebagai informasi liburan tanpa perlu pergi keluar negara Jerman.

1. Program perahu 2 jam

Perahu wisata yang dirancang nyaman selama berwisata.

Untuk menyelami desa wisata yang unik dan bersentuhan dengan alam ini, kita perlu ikut program perahu. Pengayuh perahu telah bekerja bertahun-tahun dan handal dalam mengendalikan lajunya perahu selama dua jam. Tak hanya sebagai juru mudi perahu saja, mereka juga berperan sebagai pemandu wisata yang menjelaskan berbagai hal tentang desa wisata ini.

Perahu dirancang nyaman untuk penumpang. Bahkan ada yang menyediakan meja di perahu untuk meletakkan sajian kuliner atau minuman yang dinikmati sepanjang program tur. Namun ingat, bahwa kita tidak boleh membuang sampah sembarangan. Biasanya ada tempat sampah yang beredar selama program tur untuk menampung sampah makanan.

Program tur ini juga tidak membosankan. Pasalnya kita mendengarkan sejarah awal mula kejadian alam dan bagaimana penduduk desa telah terbiasa selama ratusan tahun dalam rawa seperti sekarang. Tidak ada yang berubah. Di tengah program, ada tawaran berhenti sesaat untuk mencicipi kuliner juga.

2. Jelajah hutan

Sebagian satwa yang dilindungi.
Berpetualang yang seru.

Selain naik perahu atau sampan kayu yang tadi dilakukan, kita bisa juga menjelajah hutan belantara. Hutan ini aman untuk dijelajahi. Dikenal sebagai ‘spree forest’ karena area ini dilalui sungai spree dan dikelilingi woodland. Bagi anda penjelajah pemula, area ini bisa menjadi pilihan petualangan yang menyenangkan.

Spreewald dahulu abad 14 masuk dalam area wilayah kerajaan Bohemia. Lübbenau tercatat dalam literatur telah dikenal sejak abad 14 atau lebih 700 tahun lalu. UNESCO sudah memasukkan area ini sebagai cagar alam Biosphere Reserve yang wajib dilindungi.

3. Kuliner

Jajanan Imbiss.
Jangan lupa mencicipi acar timun yang juga bisa dibeli di sini.

Berpetualang dan menjelajah tak lengkap tanpa kuliner. Seperti cerita saya dengan program perahu, kita bisa menikmati sajian kuliner di sela wisata. Perahu akan berhenti sekitar 10 menit dan menepi ke kedai milik warga lokal. Selain itu, ada juga perahu yang berlabuh ke restoran lengkap citarasa masakan lokal. Semua tergantung pilihan juru mudi dan penumpang.

Tanpa harus ikut program tur, kita yang datang bisa juga menikmati sajian aneka macam dari restoran dan imbiss yang berada di situ. Sesuaikan dengan anggaran anda, anda bisa memilih yang disuka. Pilihan saya jatuh pada makanan ikan yang diselipkan dalam roti. Pilihan lain adalah jajanan sembari menikmati secangkir kopi.

Oh ya, Spreewald/Lübbenau terkenal sebagai produsen acar timun di Jerman. Di sini kita bisa merasakan acar timun terbaik dan rasanya yang berbeda dibanding acar timun lainnya. Di sini kita bisa langsung membeli acar timun yang jadi kebiasaan orang Jerman menyantap makanan. Kami pun membelinya sebagai oleh-oleh.

4. Kunjungan ke Museum

Membayangkan keliling desa pakai sampan, hmm bagaimana rasanya?

Pilihan wisata lainnya adalah museum. Terdapat tiga museum di sini yang bisa dikunjungi para wisatawan. Ada Freilandmuseum Lehde, Spreewald-museum dan Lehde. Melalui museum kita banyak mendapatkan informasi seputar kehidupan desa abad 19 secara detil, termasuk bagaimana mereka berbusana masa itu. Apalagi wilayah ini masuk dalam budaya Sorbia, yang sedikit berbeda seperti dialek dan kostum tradisionalnya.

Saya berpikir ini bisa menjadi ide wisata bagi mereka yang mampu mendokumentasikan kehidupan lampau sebagai informasi dan pembelajaran bagi generasi sekarang. Ide museum masa lampau yang saya kunjungi adalah museum Bayerischer Wald yang memotret kehidupan masyarakat Bayern (=Bavaria) abad 18-19. Ini bisa menjadi pelajaran berharga buat saya yang sekarang menetap di Jerman.

5. Kunjungan ke Kastil

Kastil ltam
Kastil tampak samping.
Dari kejauhan.

Ide terakhir adalah kunjungan ke kastil yang telah ada selama lebih dari 500 tahun. Namanya Schloss Senftenberg. Kini kastil tersebut menjadi museum seni yang terbuka secara umum, kecuali hari Senin. Kastil sekaligus benteng pertahanan yang bertahan hingga abad 18 menjadi kediaman gubernur dan komandan. Disebut benteng karena di sini terdapat menara mesiu, tembok pertahanan, rumah komandan bahkan rute pelarian bila terjadi situasi yang membahayakan.

Bangunan dengan gaya renaissance ini layak dikunjungi sebagai informasi tentang mulai kehidupan warga Sorbia di masa lalu hingga terowongan bawah tanah yang menjadi rute industri pertambangan. Tak hanya itu, museum ini dikenal sebagai museum seni karena menyimpan koleksi seni bersejarah dan bernilai tinggi.

6. Bermain kano

Tempat penyewaan kano.

Jika pilihan aktivitas sebelumnya adalah program perahu dua jam bersama penumpang lainnya, kini anda bisa menjelajah sendiri desa wisata ini dengan kano. Dalam tur perahu, kami kerap bertemu dengan wisatawan lainnya yang sedang bermain kano. Kano dikayuh seorang diri semacam boat yang didesain nyaman sebagai transportasi air.

Tentang harga sewa, saya tidak tahu pasti tetapi anda bisa langsung bertanya durasi dan biaya sewa ke pengelola langsung. Di sini juga terdapat latihan bermain kano untuk pemula karena arus air yang tenang dan aman bagi pembelajar. Semua ada pilihan anda menikmati indahnya alam di desa cantik ini.

Kesimpulan

Demikian cerita kunjugan saya ke desa wisata yang tercipta karena kondisi alamnya yang unik dan menarik. Di sini saya belajar kita bisa mendokumentasikan apa pun untuk dijadikan museum yang menggambarkan kehidupan masa lalu sebagai informasi generasi masa kini dan masa depan. Lainnya saya belajar bagaimana kita bisa hidup berdampingan dengan alam. Kejadian alam ratusan tahun lalu masih terawat dengan baik hingga sekarang.

Selamat berhari Minggu bersama keluarga!

5 thoughts on “Lübbenau/Spreewald (2): 6 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Turis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.