Tips Untuk Anda (33): 5 Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Simpan Kentang yang Baik

Ilustrasi.

Kentang adalah salah satu makanan pokok di Jerman. Bagaimana pun kami di rumah memiliki stok kentang sama seperti kami menyimpan beras dan pasta di rumah. Untuk mendapatkan harga terjangkau di Jerman, kentang dijual dalam hitungan kiloan. Sementara bisa jadi kita tidak mengkonsumsi kentang setiap hari.

Kentang yang tersisa dan tidak dimanfaatkan lagi biasanya kami simpan di lemari dapur. Pasalnya saya memang tak punya banyak pengetahuan bagaimana menyimpan kentang yang baik. Anda tahu bahwa kentang yang saya simpan selang beberapa waktu tumbuh tunas pada umbinya, busuk dan kadang berjamur. Saya sedih juga harus membuangnya hanya karena saya tidak tahu menyimpannya yang baik.

Saya bertanya pada ibu mertua tentang pengalamannya menyimpan kentang selama ini. Pada akhirnya saya berhasil mempraktikkannya. Saya pikir praktik baik simpan kentang ini bisa menjadi informasi juga bagi anda di rumah.

1. Tidak simpan kentang di lemari pendingin

Terkadang kita berpikir semua akan baik-baik saja bila disimpan di lemari pendingin, tetapi tidak untuk kentang. Tidak simpan kentang di lemari pendingin. Mengapa? Pada suhu lemari pendingin, kentang akan berubah menjadi gula. Dengan begitu, kentang pun terasa tidak baik juga untuk dikonsumsi.

2. Tidak simpan kentang di ruangan terang dan langsung berhadapan dengan sinar matahari

Kentang memang perlu perawatan ekstra untuk menyimpannya dengan baik. Kentang akan tumbuh tunas jika kita menyimpannya di ruang terang dan langsung berhadapan dengan matahari. Saya sudah beberapa kali mengalaminya. Sinar matahari yang membuat suhu ruangan begitu tinggi nyatanya membuat kentang lebih mudah bertunas.

Itu berarti anda harus menyimpan dalam ruangan gelap dan tanpa cahaya. Saya menyimpannya di gudang atau bagian rumah di Jerman yang disebut keller. Apa itu keller? Silakan cek informasinya di link yang ditautkan.

3. Tidak simpan kentang dalam bungkus plastik tertutup

Buka kemasan kentang apabila dibungkus dalam kantung plastik. Kentang perlu sedikit udara dalam bungkus penyimpanan, tetapi tidak dalam plastik tertutup. Jika kita perlu menyimpannya, maka letakkan dalam jaring-jaring yang membiarkan udara juga masuk.

4. Tidak letakkan kentang bersamaan buah yang mengandung gas

Setelah berbelanja di supermarket, terkadang kita menyatukan kentang dengan lainnya untuk disimpan. Padahal kita perlu berhati-hati bila kentang diletakkan berdekatan dengan buah yang banyak mengandung gas seperti apel maka kondisi kentang menjadi tidak bagus.

5. Tidak simpan kentang dalam keadaan basah

Perhatikan pula bahwa kentang yang disimpan itu dalam kondisi kering atau tidak basah. Jika ada kentang yang sudah membusuk atau kondisi tidak baik, segera singkirkan. Jika anda ingin membuat kentang sudah dikupas, maka simpan kentang yang dikupas dalam panci berisi air dingin. Beri sedikit perasan lemon atau air cuka agar kondisinya tetap baik.

Kesimpulan

Bagaimana pun kita perlu memaksimalkan penyimpanan bahan makanan agar masih bisa kita konsumsi dalam jangka panjang. Berbagai menu kentang bisa anda cek di blog ini. Namun menyimpan makanan lebih baik adalah cara mensyukuri apa yang Tuhan berikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.