Chasseur Sauce Pakai Jamur Champignons, Saus Apa Itu?

Kali ini saya tidak menjelaskan makanan, tetapi saus yang biasa digunakan untuk berbagai makanan seperti mi yang dtunjukkan dalam gambar di atas atau daging panggang. Saus berwarna cokelat ini berasal dari negeri tetangga, Prancis.

Saya yang tinggal di Jerman biasa menyebutnya Jägersauce. Saus ini lebih banyak menggunakan jamur pilsen atau jamur champignons. Kemudian warna cokelatnya terdiri atas cairan anggur merah, bawang merah, pasta tomat, merica dan garam. Kuncinya adalah pasta tomat dan anggur untuk memasak.

Hanya saja, Jägersauce yang dimasak di atas kurang kental. Saya sebaiknya menambahkan sedikit tepung kanji. Untuk warnanya tampak lebih kuat, saya bisa menambahkan soja sauce. Namun rasa Jägersauce yang saya buat di atas sangat enak. Kita bisa ganti red wine dengan white wine jika tidak ada.

Jägersauce dalam istilah lainnya disebut sauce chasseur yang masuk dalam kategori satu dari lima mother sauce yang menjadi kunci masakan khas Prancis. Peracik pertama saus ini adalah Philippe de Mornay yang dikenal sejak abad pertengahan di Eropa Tengah.

Saus jägersauce dalam Bahasa Jerman terdiri atas jäger (=pemburu) dan sauce (saus). Rupanya Kata jäger ini sama dengan chässeur dalam Bahasa Prancis, yang diterjemahkan sebagai pemburu. Itu sebab saus ini pun dikenal sebagai hunter’s sauce dalam istilah lainnya.

Di Jerman jägersauce biasa untuk menemani sajian schnitzel atau steak pun bisa. Alternatif lainnya, jäersauce dengan kartoffelpüree atau mashed potato. Jägersauce yang pernah saya pesan bisa dilihat di link yang ditautkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.