Italia (18): Asyiknya, Berkendara dari Jerman ke Italia via Tol

Berbagai pengalaman kami melintasi jalan tol antar negara di Eropa memberi sensasi tersendiri. Kami yang tinggal di Jerman terbiasa menyetir kendaraan di jalan tol tanpa batas kecepatan, kecuali saat kita diwajibkan pada batas maksimum tertentu. Jalan tol di Jerman itu gratis, tersedia toilet, parkir, pom bensin hingga rest area untuk supermarket atau restoran. Kendaraan motor pun diperbolehkan untuk menggunakan jalan tol.

Jalan tol di tetangga sebelah belum tentu seperti di Jerman. Contohnya saja batas maksimum mengendarai kendaraan. Lainnya yang mencolok adalah bea tol yang berbeda-beda pemberlakuannya. Ada negara seperti Jerman di mana kendaraan pribadi tak perlu bea tol seperti negara Benelux, Denmark dll. Namun ada pula tidak ada bea tol, tetapi ada bea wajib seperti jembatan atau terowongan tertentu yang pernah kami alami seperti jalan tol dari Denmark ke Swedia atau dari Austria ke Italia yang beberapa waktu lalu kami lakukan.

Baca: Asyiknya Berkendara dari Jerman ke Kroasia

Nah, kali ini saya bercerita pengalaman menyusuri jalan tol dari Jerman ke Italia. Untuk tiba ke Italia, kami harus membeli vignette semacam stiker sebagai bea masuk tol sepanjang Austria. Stiker ini dipasang di kaca depan mobil dan dibeli sesuai kebutuhan lama pemakaian. Kami membeli vignette hanya pemakaian 10 hari dan kami bayar 9,50 Euro.

Bisa dipastikan sepanjang kami menuju Italia, kami melewati jalur tertentu yang berarti kami harus membayar ekstra. Jalur tertentu dalam bahasa Jerman disebut “Autobahnmaut” dan dimaksud adalah terowongan khusus karena kontur geografis Austria berupa pegunungan. Pembayaran Vignette untuk kas negara sedangkan bea jalur tertentu untuk kas region di mana jalur itu berada.

Pemandangan pegunungan yang mempesona mata saya membuat saya terpesona. Karya Tuhan yang sangat indah sepanjang jalur Austria ke Italia. Begitu tiba di perbatasan Italia, kami membayar bea terowongan khusus di St. Michael – Villach sebesar 12,50 Euro.

Baca: Beda tol Dari Austria, Slovenia dan Hungaria

Batas kecepatan di Austria adalah 130 km/jam sedangkan di Italia adalah 110 km/jam. Harap diperhatikan peraturan ini agar tidak mendapatkan tilang atau peringatan dari sensor penunjuk jalan. Di beberapa titik jalan tol di Italia terdapat kontrol kecepatan.

Baik jalan tol di Austria maupun Italia diperbolehkan juga pengguna sepeda motor tertentu, tergantung cubic capacity (cc) motor tersebut. Sementara jalan tol di Italia ditandai dengan tanda biru, yang mirip dengan tanda jalan raya Jerman, sedangkan jalan tol memiliki tanda hijau.

Jalan tol di Italia itu ada bea sesuai tujuan. Bea tol diberikan di gerbang yang menjadi tujuan perjalanan. Sebagian besar tiket tol berupa kertas tercetak yang diberikan via mesin otomatis begitu pun pembayarannya dilakukan di akhir perjalanan sesuai bea yang diterapkan.

Tol di Italia terutama berlaku untuk jalan raya, yang disebut “autostrada”.  Ini harus dibedakan dari jalan bebas hambatan, superstrada atau strada extraurbana principale, yang mirip dengan jalan raya, tetapi dapat digunakan secara gratis.

Begitu pengalaman kami berkendara dari Jerman ke Italia yang memberikan gambaran pada Anda. Siapa tahu Anda tertarik juga berkendara dari Jerman ke Italia seperti kami. Bagaimana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.