Mengapa Kita Perlu Merayakan Hari Valentine?

Hari Valentine menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang yang single, kesepian dan merasa gagal dalam menjalani relationships. Pasalnya euforia hari kasih sayang ini bisa menimbulkan kecemburuan sosial, frustrasi hingga putus asa ketika orang-orang tersebut tidak bisa memaknainya secara luas dan komprehensif tentang Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.

Hari Kasih Sayang ‘kan tidak identik dengan satu hari saja misalnya, yang dirayakan hanya 14 Februari. Kita perlu hidup penuh cinta setiap hari. Cinta dan kasih sayang pun perlu luas dipahami tidak hanya kepada seseorang saja, tetapi bisa kepada siapa saja. Bahkan Tuhan sendiri meminta kita untuk mencintai musuh kita.

Pemahaman dan makna Hari Kasih Sayang menjadi diperluas yang disesuaikan dengan konteks bahwa cinta itu tidak melulu soal seks, relationship atau hubungan asmara saja. Namun kasih sayang itu perlu dan penting dalam kehidupan manusia sehingga memang wajib diperingati. Peringatan Hari Kasih Sayang adalah momen untuk mengingatkan kita bahwa cinta adalah dasar kehidupan manusia.

Cinta itu menggairahkan dan memberi makna dalam relasi manusia. Saya pernah mendapati bagaimana sedihnya seorang istri ketika suami mengatakan bahwa dia sudah tidak mencintainya lagi. Di saat itu, istrinya sangat kecewa hingga depresi. Bahkan istrinya hampir memutuskan untuk bunuh diri.

Saya pun bisa merasakan hati yang terluka ketika seorang anak mendengar ibunya tidak mencintai dia sejak dia dilahirkan. Si ibu mengatakan saya tak pernah mencintaimu sehingga dia memberikannya pada orang lain untuk diasuh. Lalu apa yang terjadi? Si anak mengalami guncangan batin sehingga dia harus dirawat selama bertahun-tahun di rumah sakit jiwa.

Cinta itu bermakna. Cinta itu menjadi begitu penting sehingga Hari Kasih Sayang hanyalah satu hari dari 365 hari dalam setahun untuk menyadarkan kita bahwa cinta adalah dasar dalam hidup manusia.

Mencintai pekerjaan akan membuat kita lebih produktif. Mencintai orang tua akan membuat kita berdoa dan melayani mereka sepenuh hati. Mencintai teman itu berarti kita membantunya ikhlas, tanpa pamrih. Mencintai itu tanpa syarat.

Saya masih ingat kutipan bijak yang sesuai dengan ulasan di atas. Kita tidak bisa membuat semua orang mencintai kita, tetapi kita bisa membuat diri sendiri menjadi orang yang penuh cinta untuk siapa saja.

Happy Valentine! Terima kasih Anda sudah mencintai saya dengan menjadi follower dan membacanya.

6 thoughts on “Mengapa Kita Perlu Merayakan Hari Valentine?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s