Makanan Khas Jerman (93): Hähnchenschenkel in Reis aus dem Ofen, Memasak Nasi Ayam Tanpa Wajan

Apa jadinya jika ibu mertua menyajikan makanan ala Asia tetapi dimasak seperti khas makanan Bavaria? Ibu mertua mengajak makan siang bersama. Dia mengetahui bahwa saya suka makan nasi dan ayam goreng, sehingga dia membuatkan nasi goreng dengan ayam panggang.

Nama menu yang disantap adalah Hähnchenschenkel in Reis aus dem Ofen. Meski ini terlihat seperti nasi goreng dan ayam goreng, tetapi ini dimasak berbeda. Tidak menggunakan sama sekali wajan dengan minyak goreng untuk memasaknya. Lalu apa dan bagaimana memasaknya?

Yuk, intip resep pembuatannya.

Bahan yang diperlukan:

  1. 1 Kg paha ayam ukuran XXL
  2. 500 gr beras
  3. 1 buah paprika besar
  4. 1 buah bawang bombay
  5. 1,5 liter air kaldu ayam
  6. 100 ml krim

Bumbu untuk merendam:

  1. 1 sendok makan garam
  2. Merica
  3. 1 sendok makan bubuk paprika
  4. 1 sendok teh bubuk kunyit
  5. 1 sendok makan pasta tomat
  6. 1 sendok teh soja sauce
  7. 100 ml minyak sayur
  8. 1 sendok teh kaldu ayam

Langkah membuatnya:

  1. Potong-potong paprika menjadi lebih kecil. Kemudian cincang bawang bombay.
  2. Campur semua bahan untuk rendaman sehingga rata dan larut. Gunakan kuas pada untuk menyiram bumbu rendaman di paha ayam.
  3. Letakkan paha ayam yang sudah dibumbui di atas loyang. Sekarang sebarkan beras dengan bawang bombay yang dicincang halus dan lada secara merata di sekitar paha sampai bagian bawah di sekitar paha ayam sehingga tertutup. Beri juga potongan paprika.
  4. Masukkan perlahan-lahan air kaldu ayam ke dalam loyang. Kemudian Anda tuangkan krim di sekitar paha ayam yang dibumbui, tetapi tidak di atasnya! Setidaknya air kaldu dan krim sekitar 1/4 dari loyang.
  5. Panggang loyang berisi ayam dan beras selama 1 jam dengan suhu 200 derajat celcius. Namun Anda bisa mengeceknya untuk mendapatkan kulit paha ayam yang renyah dan lebih empuk lagi, Anda bisa menambahkannya sekitar 30 menit lagi.

Sekarang Anda mendapatkan inspirasi untuk mengolah nasi dan ayam tanpa wajan.

Selamat mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.