Italia (22): Gereja Hati Kudus Yesus di Bolzano, Gereja Berbahasa Jerman Pertama

Gereja tampak muka depan.

Hari ini adalah hari libur di tempat tinggal saya di Bavaria, satu dari 16 negara bagian di Jerman. Karena mayoritas penduduk Bavaria beragama Katolik, maka hari ini libur dikaitkan dengan tradisi liturgi Gereja Katolik. Hari libur hari ini disebut Fronleichnam.

Apa itu Fronleichnam? Sila Anda baca ulasan saya sebelumnya di tautkan yang diberikan. Intinya Fronleichnam adalah satu perayaan dalam kalender Gereja Katolik setelah 60 hari Kamis Putih, hitungan tri hari suci menjelang Paskah. Tentunya, ini untuk menghormati Sakramen Maha Kudus.

Hari ini disebut Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus di Indonesia. Ada yang melaksanakan Komuni Pertama bagi anak-anak. Sebagian lagi menjalani ritual tradisi berkeliling membawa Sakramen Maha Kudus berkeliling desa.

Altar dan bagian interior gereja.

Berkaitan dengan itu, saya bagikan kunjungan kami ke pusat kota Bolzano, Italia. Di sana terdapat Gereja Katolik Hati Kudus Yesus atau yang disebut dalam bahasa lokal: Chiesa del Sacro Cuero. Gereja ini didedikasikan untuk menghormati Sakramen Maha Kudus.

Gereja yang didominasi batu bata merah ini mengambil gaya arsitektur Neo Klassik. Hal itu tertulis di papan informasi di muka Gereja. Gereja dibangun pada tahun 1897. Pembangunannya dilaksanakan untuk merayakan 50 tahun pemerintahan Kaisar Franz Joseph I. Dengan begitu, Gereja ini menjadi Gereja pertama berbahasa Jerman.

Kiri adalah patung Bunda Maria di halaman gereja. Kanan adalah Santo Antonius Padua.

Sebagaimana Anda tahu dalam cerita sebelumnya bahwa Provinsi di Italia ini didominiasi masyarakat berbahasa Jerman ketimbang Bahasa Italia. Melalui mediasi tercetuslah ide untuk membangun Gereja Katolik yang melayani umat dalam Bahasa Jerman. Di papan informasi tertera 3 bahasa yakni Bahasa Italia, Bahasa Inggris dan tentunya Bahasa Jerman.

Itu sebab Kaisar Franz Joseph I berkesempatan mengunjungi Gereja Katolik tersebut sampai dua kali. Gereja ini memilki dua menara dimana salah satu menara memilki jam dan bola bulan. Bola bulan setengah emas dan setengah biru. Seperti menara Gereja pada umumnya terdapat lonceng. Berat lonceng di sini mencapai tiga ribuan kilogram. Wow!

Di halaman luar terdapat gua dan patung Bunda Maria. Pada pintu masuk terdapat penghormatan kepada Santo Antonius dari Padua. Kemudian pusat Gereja terletak pada altarnya yang indah. Di sekeliling altar terdapat patung yang dibuat para seniman. Altarnya didedikasikan khusus pada Sakramen Maha Kudus seperti yang dihormati pada hari ini.

Begitulah cerita kunjungan ke Gereja Hati Kudus Yesus yang disesuaikan dengan penghormatan kepada Sakramen Maha Kudus yang dirayakan pada hari ini. Berbagai tradisi lainnya Fronleichnam dapat diceritakan ketika ada tradisi Bavaria yang menyertainya.