Gänseblümchen, Bunga Mirip Margherita atau Aster dari Eropa

Gänseblümchen belum sepenuhnya mekar, baru tumbuh.

Bila mendengar bunga Aster bisa jadi Anda sudah banyak mengenal bunga cantik ini. Saya sendiri tidak terlalu menyimak bunga Aster ini yang ternyata punya berbagai macam jenisnya.

Contoh bunga Aster yang sudah dibahas adalah Echinacea, sejenis Aster yang suka dipakai dalam pengobatan alternatif. Ada lagi Aster Laevis yang konon masih mekar kala musim dingin. Lainnya Aster di musim gugur atau disebut “Herbstastern Romantica” dengan warna-warnanya yang cantik.

Nah, masih soal Aster, seperti yang Anda lihat bahwa postingan kali ini membahas bunga cantik sejenis Aster atau Margherita juga. Bunga ini saya temukan ini bisa diletakkan sebagai penghias balkon atau teras rumah.

Saya sebenarnya sangat tidak paham soal bunga sehingga saya bertanya pada ibu mertua, apa nama bunga ini? Dia menyebutnya Gänseblümchen dalam bahasa sini. Bunga ini masih satu Familie dengan Aster, atau ada yang menyebutnya Daisy.

Gänseblümchen disebut juga Bellis Perenis seperti ini saat mekar.

Bunga Gänseblümchen ini biasa mekar dari Maret hingga November dengan tinggi yang kurang dari 20 sentimeter. Warnanya bermacam-macam, bahkan jika itu warna putih maka kita tidak mudah juga membedakan dengan bunga Aster lainnya.

Bunga ini biasa juga tumbuh liar, selain kita bisa juga memelihara di pot sekitar beranda rumah. Lihat saja kelopaknya itu berwarna putih-kemerahan. Warna kuning menjadi pusat bunga ini.

Bagi orang awam seperti saya, bunga ini adalah Daisy atau Aster. Itu tidak salah karena masih masuk dalam satu Familie. Bunga ini konon lebih mekar di siang hari. Hmm…

Apa Anda tahu juga soal bunga ini?