Edamame: Kacang Kaya Protein dari Asia Timur

Makanan berikut sebenarnya bukan hal asing di Indonesia pasalnya saya sudah menikmatinya sejak saya masih di Indonesia. Makanan ini begitu mudah disantap seperti kita menikmati kacang rebus.

Konon nama edamame sendiri berarti kacang yang dikukus atau direbus. Kacang ini sendiri juga ada di negeri Tiongkok sejak ribuan tahun lalu. Mengolahnya pun mudah sehingga edamame banyak disukai. Saya hanya memasukkannya untuk direbus. Beri sedikit garam agar memiliki rasa atau sesuai selera.

Memasaknya edamame harus benar-benar masak. Saya menganjurkan membelinya yang sudah siap disantap sehingga kita hanya memanaskan saja. Menikmati edamame yang tak masak akan mengganggu fungsi pencernaan, tingginya kandungan gas dan perut kembung.

Edamame disukai karena kandungan proteinnya yang tinggi. Sumber nutrisinya lengkap dengan protein nabati yang baik untuk mengurangi risiko sakit jantung. Edamame juga memiliki kandungan kalsium dan vitamin K tinggi. Edamame memiliki kandungan rendah kolesterol.

Kandungan baik edamame disukai karena mengandung antioksidan, meningkatkan imunitas tubuh dan melindungi kelembaban kulit. Saya menikmati edamame seperti waktu chill out bersama suami atau teman. Edamame bisa menjadi pilihan cemilan sehat.

Perlu diperhatikan juga bagi orang-orang yang memiliki alergi kandungan protein. Edamame bisa memberikan alergi kepada mereka yang tampak pada ruam kulit atau wajah. Namun kondisi ini jarang sekali dilaporkan.

Saran untuk penyajian selain dengan garam seperti yang biasa saya nikmati, Anda bisa mencoba selera lain. Rendam edamame dalam soja sauce atau chili oil pun bisa dilakukan. Selera lainnya campuran bawang putih dan minyak wijen yang bisa mencelupkan edamame sebelum disantap.

Bagaimana pengalaman Anda menikmati edamame?

11 thoughts on “Edamame: Kacang Kaya Protein dari Asia Timur

  1. Saya menikmati Edamame juga cuma dengan direbus. Dan setuju rasanya enak banget. Pernah suatu ketika di masa kecil bibir sampai jontor rasanya karena kebanyakan mipil kulit kacang ini. Ibu memberi terlalu banyak garam jadi kulitnya asin banget

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s