4 Tipe Highly Sensitive Person (HSP), Andakah Itu?

Ilustrasi.

Baru-baru ini saya membaca suatu kajian yang memperlihatkan karakter kepribadian yang selama ini saya tidak tahu, apa nama istilah tersebut? Kepribadian ini juga bukan termasuk jenis gangguan kepribadian. Mereka memiliki tingkat Sensivitas Pemrosesan Sensorik (SPS) yang tinggi.

Sensivitas Pemrosesan Sensorik (SPS) adalah sifat temperamental atau jenis kepribadian yang melibatkan peningkatan sistim saraf pusat dan sistim kognitif yang lebih dalam dari ransangan fisik, sosial dan emosional.

Mereka yang memiliki tingkat SPS tinggi menunjukkan kepekaan emosional yang meningkat, reaktivitas yang lebih kuat terhadap rangsangan eksternal dan internal seperti rasa sakit, kelaparan, cahaya, dan kebisingan serta kehidupan batin yang kompleks.

Istilah ini diciptakan oleh Psikolog Elaine Aron dan suaminya Arthur Aron, yang mengembangkan kuesioner Skala Orang yang Sangat Sensitif (HSPS) yang digunakan untuk mengukur tingkat SPS. Temuan ini terjadi sekitar tahun 1990-an.

Menurut temuan mereka, ada 15-20% orang di dunia memiliki termasuk HSP. Mereka yang termasuk dalam golongan berkepribadian HSP bukan merupakan orang yang introvert, orang neurotik, orang yang mengalami gangguan sensory processing atau bahkan orang yang mengalami gangguan ADHD.

Berikut empat tipe mengenalinya:

1. Deep Thinker

Orang yang suka mengobservasi, berpikir reflektif dan detil tentang sesuatu hal. Orang tipe ini memiliki intusi yang tinggi.

2. Overstimulated Easily

Orang yang suka dengan kesunyian dan keheningan. Mereka begitu sensitif terhadap suara bising atau cahaya lampu warna-warni yang mengganggu. Mereka tak suka dengan kebisingan dan kerumunan.

3. Emotional Intensity

Orang tipe ini suka dengan lingkaran sosial yang sedikit, tak banyak. Orang tipe mudah empati terhadap kesusahan orang lain. Mereka memikirkan apa yang dipikiran dan dirasakan orang lain.

4. Sensory Sensitivity

Di tipe ini orang begitu sensitif terhadap bau-bauan yang tercium dari hidung mereka. Orang tipe ini tidak suka menonton film-film bertema kekerasan. Tubuh dan panca indera mereka begitu peka.

Kesimpulan

Orang-orang yang termasuk memiliki tingkat HSP tinggi tergolong orang yang memiliki kepekaan dan empati terhadap orang lain. Mereka biasanya memiliki kehidupan batin yang mereka anggap sebagai bagian dari kebutuhan spiritual.

Nah, Andakah itu?