Latih Anak Hand Writing itu Baik Untuk Kelola Emosi

Baru-baru ini saya berbicara dengan seorang Konselor yang banyak menangani masalah perkembangan anak. Dia bercerita bahwa dia pernah membawakan materi pentingnya melatih anak menulis tangan lebih sering karena menulis dengan tangan – bukan dengan perangkat teknologi seperti smartphone atau computer – dapat membantu anak mengolah emosinya.

Apa iya?

Kami pun membahas bersama bahwa saya pernah membaca banyak tentang tulisan tangan. Tulisan tangan telah banyak diujikan dalam penelitian yang dapat membuktikan kebohongan, karakter kepribadian hingga identifikasi awal masalah kesehatan.

Bahkan baru-baru ini penelitian menunjukkan bagaimana tulisan tangan dapat mencerminkan suasana hati.

Tentu saja pengaruh tulisan tangan sekarang sangat besar efeknya, terutama kini kita begitu banyak menyibukkan tangan menggunakan perangkat canggih daripada menulis dengan tangan.

Padahal menulis dengan tangan berpengaruh tidak hanya berpengaruh pada kemampuan motorik saja, tetapi juga kemampuan afektif manusia.

Berbagai penelitian pun sudah membuktikan peran tulisan tangan untuk menguji kebohongan yang dilakukan seseorang.

Misalnya orang yang berbohong menulis huruf “O” dan A dengan berbeda. Bahkan dikatakan dalam penelitian itu orang yang menyimpan rahasia menuliskan huruf “O” dengan lingkaran yang tak biasa.

Tak hanya soal kejujuran, tulisan tangan juga berhasil mengungkapkan karakter kepribadian. Petunjuk lain berpendapat bagaimana tulisan tangan juga mampu mengindentifikasikan masalah kesehatan seseorang. Wow!

Kembali soal tulisan tangan dengan perkembangan emosi pada anak dikatakan bahwa tulisan tangan mampu mengukur suasana hati.

Coba Anda praktikkan kalau Anda sedih atau bahagia, tulislah dengan tangan Anda pada selembar kertas! Kemudian bandingkan keduanya.

Bagaimana tulisan tangan mengukur perubahan jarak antara huruf dan tekanan yang dihasilkan. Bahkan temanku yang ahli ini berpendapat, biarkan orang menuliskan dengan bulpen, bukan pensil sehingga kita bisa melihat bagaimana dia memperbaiki huruf yang ditulisnya.

Tulisan tangan benar-benar memiliki makna lebih dari sekedar isi yang ditulisnya.

Saran temanku ini, dari pada anak sibuk dijejali gadget beri anak kesempatan menulis dengan tangannya. Hmm…

Bagaimana menurut Anda?