Dari Toilet Hingga Becak Saat Ada Sommerfest di Bavaria

Toilet model lama untuk buang air kecil para pria yang ditemukan di dekat Biergarten di Burghausen.

Musim panas tahun ini dirasakan berbeda dari sepinya musim panas dua tahun lalu, yang mana kami tidak merasakan keriaan Sommerfest. Tahun ini berbagai flyer undangan berseluncuran di dekat kami yang mengundang atensi untuk kami datang seperti sebelum terjadinya pandemi.

Volkfest atau festival budaya di musim panas memang menjadi momen menyenangkan di mana tiap orang merasakan hangatnya matahari sambil beraktivitas sosial di luar rumah. Volkfest dinanti tua dan muda dari berbagai generasi untuk berbagi keriaan. Kadang mereka mengenakan pakaian kebesaran warga Bavaria yang kerap menjadi pembuka Volkfest.

Saya senang mencicipi berbagai kuliner yang disediakan, mulai dari makanan utama hingga makanan ringan atau makanan manis hingga makanan asin pun tersedia. Apalagi Volkfest sekarang juga tersedia beragam kuliner, tak hanya kuliner lokal saja.

Oh ya, Volkfest tak hanya menyajikan bir, minuman, dan makanan saja loh. Ada acara musik, pameran produk lokal, pertunjukan budaya, wahana bermain anak-anak, dialog antara warga dan walikotanya bahkan acara berdoa bersama juga. Jadi Volkfest adalah acara yang ditunggu-tunggu untuk semua generasi.

Menyambung dengan judul artikel, saya hendak menyampaikan bahwa orang-orang di sini selalu menyiapkan dengan baik risiko-risiko keramaian. Ada polisi yang berjaga, petugas medis hingga layanan ambulans pun ada untuk warga yang butuh.

Hal lainnya adalah “urusan ke belakang” yang tidak bisa ditahan. Penyelenggara pasti menyediakan di beberapa titik toilet umum yang biasanya selalu berbayar.

Jangan tanya biaya toilet ini karena harganya bervariasi. Harga termahal yang harus dibayarkan adalah pesta Oktoberfest dari parkir, harga bir, harga makanan, wahana permainan hingga toilet umum.

Kiri: Becak sedang dikemudikan di salah Satu Sommerfest di Bavaria. Kanan: Model becak moderen di pusat kota Munich.

Saya juga mau cerita kalau orang-orang di sini tertib untuk tidak menyetir atau membawa kendaraan kalau mereka minum Alkohol hingga menyebabkan mabuk.

Nah, tersedia juga becak yang menjadi moda transportasi kalau ada pengunjung yang mabuk. Daripada mereka kedapatan tilang, mending mereka naik transportasi umum seperti bis, taksi atau becak ini. Tentu saja alokasi jarak menjadi perhitungan mengapa becak yang dipilih mereka. Saya sendiri tidak tahu berapa besaran ongkos becak ini.

Artinya becak kini mulai dilirik menjadi moda transportasi yang ramah lingkungan terutama untuk pusat kota yang kesulitan mendapatkan lahan parkir atau memang dibatasi berkendara.

Jika Anda berkesempatan ke Munich saat Oktoberfest mendatang, siapa tahu Anda bisa mencoba becak ini dari lokasi Oktoberfest ke tempat penginapan Anda misalnya.

Jadi datanglah ke area negara bagian saya kala musim panas seperti ini yang penuh keceriaan Festival Rakyat yang silih berganti. Hmm, bagaimana menurut Anda?