Swedia (13): Mengapa Rumah Berwarna Merah?

Mengapa rumah-rumah di Swedia berwarna merah?

Cerita soal Swedia terakhir adalah janji saya pada Anda untuk membahas rumah-rumah di Swedia yang dulu sering didominasi berwarna merah. Meski kini rumah berwarna merah tak lagi mendominasi, tetapi jejak rumah berwarna merah masih tertinggal.

Contohnya saya menemukan dengan jelas di Malmö, seperti Malmöhus, semacam kastil yang dibangun abad 15 dan masih ada beberapa lainnya di pusat kota Malmö.

Apa yang membuat rumah-rumah di sana itu berwarna merah? Ini bukan suatu kebetulan. Ketika orang-orang di pedesaan di Swedia mulai membangun rumah, mereka biasanya mengecat rumah mereka dengan warna merah.

Ini terjadi sekitar tahun 1900-an saat dunia mengalami resesi, termasuk Swedia. Muncul kebijakan untuk memberikan kredit agar warga bisa membangun hunian.

Warga secara sadar menunjukkan identitas sebagai orang Swedia dengan mengecat warna merah pada rumah-rumah mereka. Penjualan cat warna merah tak pernah berakhir. Bahkan saat orang membangun rumah dan tak tahu harus mengecat dengan warna apa, maka warna merah direkomendasikan pada hunian baru jaman itu di wilayah pedesaan. Orang-orang kemudian menghubungkan identitas rumah berwarna merah dengan negeri Swedia.

Tentu ada sejarah yang melatarbelakangi mengapa warna merah ini dipilih. Ada instruksi dari kerajaan Swedia tahun 1500-an bahwa kastil di Swedia, Finlandia dan sekitarnya harus dicat warna merah.

Hal ini sebagai ide politis karena area di Eropa Tengah lainnya sudah memiliki seni arsitektur tersendiri di masa itu.

Contohnya pada masa Abad Pertengahan di Eropa bermunculan gaya arsitektur batu seperti Gothik dan Renaissance sedangkan Swedia yang menjadi pusat dari area Scandinavia mempertimbangkan lainnya. Mereka membangun dengan kayu, bukan batu seperti di sentra Eropa lainnya.

Kalau pun dengan batu, muncul gaya arsitektur Brick Renaissance. Bangunan gaya Brick Renaissance yakni batu bata merah menjadi ciri khasnya di Swedia Anda bisa melihatnya di St. Peter’s Church di pusat kota Malmö. Tetap saja mereka menggunakan bata merah sebagai ciri keagungan dan kemewahan.

Simbol warna merah menjadi keagungan dan kemegahan area Scandinavia masa itu. Produksi cat warna merah diproduksi secara massal pada abad 17-18.

Pewarna merah ini disebut Falu Red atau Falun Red karena catnya berasal dari area Falun, di Provinsi Dalarna. Area itu dikenal sebagai area tambang dan pabrik produksi cat merah.

Di Falun, tanah di sana berwarna merah. Cat diproduksi pada masa itu secara massal dan tradisional untuk rumah-rumah kayu warga masa itu.

Sebagai turis, kita bisa mendapatkan banyak informasi di area Falun dan menyaksikan secara langsung produksi dan pondok-pondok kayu bercat merah yang masih bertahan hingga sekarang.

Itu sebab area Scandinavia dikenal dengan pondok kayu berwarna merah, yang menjadi identitas mereka. Di Swedia sendiri rumah berwarna merah menghiasi cinderamata dan kartu pos yang dikirimkan ke seluruh dunia. Cat warna merah juga direkomendasikan saat warga membangun rumah.

Warna merah itu memberi sentuhan tersendiri saat matahari bersinar cerah di sore hari. Warna itu memberikan kesan tersendiri saat musim dingin tiba dan matahari menempa pondok kayu berwarna merah.

Nah, apakah ada pendapat tentang warna cat rumah Anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s