Diorama Kelahiran Yesus dari Berbagai Negara

Sejak Minggu terakhir November lalu Pasar Jelang Natal atau Weihnachtsmarkt dalam Bahasa Jerman sudah mulai dibuka. Pengumuman penyelengaraan Pasar Jelang Natal ini menghiasi koran dan portal berita yang saya ikuti.

Boleh dikatakan Weihnachtsmarkt di Eropa itu identik dengan berbagai dekorasi yang menawan untuk mengajak orang datang, ditambah berbagai kebutuhan terjual di sana.

Lainnya Pasar Jelang Natal ini juga membuat program menarik yang membuat pengunjung datang. Salah satunya adalah Weihnachtsmarkt yang baru-baru ini saya kunjungi, menyediakan Weihnachtskinderkrippe yang beraneka ragam termasuk dari berbagai dunia.

Akhirnya saya dan suami menyambanginya untuk mencari tahu lebih banyak bagaimana orang di berbagai dunia memvisualisasikan kelahiran Yesus Kristus.

Bagaimana pun Diorama Kelahiran Yesus kerap menjadi pusat perhatian kami saat dulu di Jakarta, di mana kami menyiapkannya jelang Natal.

Rupanya memang Diorama Kelahiran Yesus dahulu diciptakan pada Abad Pertengahan untuk memberi gambaran bagaimana kelahiran Sang Juru Selamat agar mudah dipahami terutama mereka yang tidak punya kemampuan literasi.

Tak semua orang bisa membaca Injil dikarenakan kemampuan literasinya sehingga tercetuslah ide untuk membuat visualisasi drama kelahiran Yesus Kristus agar orang-orang mampu memahami apa yang tertera di Kitab Suci.

Tradisi turun menurun ini kemudian diteruskan Gereja Katolik sampai sekarang dalam berbagai versi. Ada yang menempatkan benar-benar kandang hewan, lainnya gua di tengah sementara lainnya seperti rumah petani yang dekat dengan kandang ternak milik mereka.

Bagaimana pun tidak ada yang benar atau salah ketika orang menggambarkan kelahiran Yesus. Begitu pun ketika kami menyaksikan Diorama Kelahiran Yesus yang beraneka ragam bahan pembuatannya dan berdasarkan apa yang diyakini.

Di balik keragaman bagaimana orang menggambarkan kelahiran Yesus Kristus tersebut terdapat pusat dari itu semua, yakni Yesus dalam palungan yang digambarkan sebagai bayi yang baru lahir.

Di pameran berbagai Diorama Kelahiran Yesus dari penjuru dunia, kita seolah-olah diingatkan kembali tentang makna Natal itu sendiri. Kita bukan mencari kebahagiaan dalam Natal melainkan makna Natal itu sendiri.

Selamat Memasuki Minggu Advent 2!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s